suara mereka

Konsumsi Kopi Saat Ramadhan Bisa Berpotensi Dehidrasi, Ini Penjelasannya

Konsumsi Kopi tidak disarankan dilakuka saat menjalanai ibadah puasa bulan Ramadhan

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 02 Mei 2021 | 12:14 WIB
Konsumsi Kopi Saat Ramadhan Bisa Berpotensi Dehidrasi, Ini Penjelasannya
Ilustrasi secangkir kopi. Ternyata pada saat bulan ramadhan, konsumsi kopi tidak dianjurkan. (Unsplash/@muustudio)

SuaraJawaTengah.id - Konsumsi kopi atau minuman berkafein rupanya tidak baik dilakukan saat puasa di Bulan Ramadhan

Bagi anda yang sudah terbiasa mengurangi porsi konsumsi minuman berkafein salah satunya kopi selama Ramadhan, tetaplah melanjutkannya di 10 hari terakhir bulan suci ini demi terhindar dari dehidrasi.

"Apabila Anda biasa mengonsumsi kopi sebanyak 2 sendok teh, bisa dikurangi menjadi 1 sendok teh" ujar dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Tirta Prawita Sari dilansir dari ANTARA, Minggu (2/5/2021).

Dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah itu juga mengatakan, Anda yang tidak mempunyai masalah seperti pada perut, lambung dan dehidrasi bisa tetap mengonsumsi kopi saat Ramadhan.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Kabupaten Tangerang Hari Ini 2 Mei 2021

Tetapi dia tak menyarankan konsumsi minuman yang belakangan populer di kalangan anak muda itu pada saat sahur karena efek diuresis atau peningkatan urin sebagai efek samping konsumsi kafein) dan menyebabkan dehidrasi. Namun ini tergantung dari jumlah kopi dan jenisnya.

"Minum kopi saat sahur dapat saja berpotensi memberi efek diuresis dan menyebabkan dehidrasi. Jika tidak perlu benar minum kopi, maka tidak perlu minum kopi saat sahur ya," kata Tirta.

Biasanya, pada mereka yang belum terbiasa mengurangi konsumsi kafein apalagi menghentikannya sementara selama Ramadhan akan mengeluhkan sakit kepala parah selama berhari-hari hingga akhirnya terbiasa dengan rutinitas baru, yakni mengurangi porsi.

Menurut pakar penyakit dalam di Unit Emirat Arab, Mustafa Saif, seperti dikutip dari Gulfnews, ini merupakan gejala penarikan diri atau withdrawal symptoms yang juga mencakup kelelahan, lesu, mudah tersinggung, kurang konsentrasi, insomnia dan cemas.

Dokter tidur di Burjeel Hospital, Abu Dhabi, Supriya Sundaram mengingatkan, Anda sebaiknya menghindari terlalu banyak kafein agar kualitas tidur terjaga. Sebalinya minumlah air sesuai kebutuhan tubuh, setidaknya delapan gelas per hari.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Bekasi Minggu 2 Mei 2021

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak