BMKG Prediksi Kemarau di Banjarnegara Terjadi Pertengahan Juni

Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah akan segera memasuki musim kemarau pada pertengahan bulan Juni 2021

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 23 Mei 2021 | 20:07 WIB
BMKG Prediksi Kemarau di Banjarnegara Terjadi Pertengahan Juni
Ilustrasi kekeringan di musim kemarau. (Shutterstock)

SuaraJawaTengah.id - Curah hujan di Jawa Tengah sudah mulai menurun. Musim kemarau diprediksi akan akan terjadi di Banjarnegara.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah akan segera memasuki musim kemarau pada pertengahan bulan Juni 2021.

"Tingkat curah hujan pada saat ini kian menurun karena Kabupaten Banjarnegara akan segera memasuki musim kemarau pada bulan Juni dasarian kedua," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi di Banjarnegara, Minggu (23/5/2021).

Kondisi serupa, kata dia juga diprakirakan akan berlangsung di kabupaten sekitar seperti Purbalingga, Kebumen dan Banyumas.

Baca Juga:Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Lihat di www.bmkg.go.id

Terkait dengan peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau, tambah dia, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak yang ditimbulkan.

"Misalkan bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan kekeringan maka perlu mewaspadai penurunan intensitas curah hujan karena dapat berdampak pada krisis air bersih," katanya.

Untuk itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mulai bijak menggunakan air guna mencegah terjadinya krisis air bersih saat musim kemarau.

Dia menambahkan, selain dapat berdampak pada krisis air bersih, penurunan intensitas curah hujan juga dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Karena itu ketika memasuki musim kemarau nanti masyarakat kembali diimbau untuk tidak melakukan aktivitas membakar sampah atau ranting karena dikhawatirkan dapat memicu kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Baca Juga:Rawan Sebabkan Bencana, Fenomena La Nina Diprediksi Dominan Tahun Ini

Menurut dia, perlu peran aktif dari semua pihak untuk bersama-sama melakukan upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana pada musim kemarau.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini