alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terpengaruh Film Dewasa, Tiga Anak di Kota Tegal Cabuli Lima Temannya Bertahun-tahun

Budi Arista Romadhoni Rabu, 09 Juni 2021 | 15:20 WIB

Terpengaruh Film Dewasa, Tiga Anak di Kota Tegal Cabuli Lima Temannya Bertahun-tahun
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo memberikan keterangan saat rilis ungkap kasus pencabulan anak di Mapolres Kota Tegal, Rabu (9/7/2021). [Suara.com/F Firdaus]

Pelaku pencabulan di Kota Tegal melakukan perbuatan tersebut karena kerap menonton film porno di handphone

SuaraJawaTengah.id - ‎Tiga orang anak di Kota Tegal melakukan pencabulan terhadap lima teman sebaya mereka. Para pelaku melakukan perbuatan tersebut karena kerap menonton film porno di handphone.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengungkapkan, kasus sodomi tersebut terungkap setelah polisi menerima tiga laporan dari orang tua korban.

"Pelaku dan korban semuanya anak-anak," kata Rita di Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/7/2021).

‎Menurut Rita, jumlah pelaku ada tiga anak, yakni DS (14), RA (12), dan ZF (14). Sedangkan korban berjumlah lima anak, yaitu AN (8), RF (7), RV (10), RF (7), dan WS (10).

Baca Juga: Dalih Tingkatkan Ilmu, Dukun Cabul Tega Cabuli Anak Tiri

"Perbuatan para pelaku sudah berlangsung dalam kurun waktu sejak tahun 2019 hingga ‎2021," ujar Rita.

Rita mengungkapkan, ‎para pelaku melakukan perbuatannya di sejumlah tempat di salah satu wilayah di Kota Tegal saat mereka sedang bermain bersama dengan para korban.

‎"Ada yang di sebuah rumah, musala, dan pos kampling. Waktu kejadiannya beragam, karena ini sudah lama dan baru diketahui tahun 2021 oleh ketua lingkungan setempat dan dilaporkan ke polisi‎," ucapnya.

‎Menurut Rita, perbuatan tersebut awalnya hanya dilakukan oleh satu pelaku. Pelaku ini kemudian memengaruhi dan menyuruh dua anak lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Sedangkan para korbannya terlebih dahulu dibujuk dan diancam dengan kekerasan agar mau menuruti keinginan pelaku.

Baca Juga: Mau Diperkosa Orang Tak Dikenal, Dokter Muda Ini Melawan dan Berteriak

‎"Motif pelaku untuk memenuhi hasrat seksual karena pelaku sering menonton konten pornografi hubungan seksual sesama sejenis di handphone," sebut Rita.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait