alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penularan Covid-19 Meluas, Ruang Isolasi RS di Pekalongan Overload

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 18 Juni 2021 | 16:24 WIB

Penularan Covid-19 Meluas, Ruang Isolasi RS di Pekalongan Overload
Ilustrasi pasien Corona. Ruang isolasi rumah sakit di Kota Pekalongan melebihi kapasitas atau overload, hal itu karena melonjaknya jumlah kasus Covid-19. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Ruang isolasi rumah sakit di Kota Pekalongan melebihi kapasitas atau overload, hal itu karena melonjaknya jumlah kasus Covid-19

SuaraJawaTengah.id - Jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Kota Pekalongan melebihi kapasitas (overload) karena melonjaknya jumlah kasus Covid-19. Hal ini membuat sebagian pasien harus dirawat darurat di IGD.

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid‎ mengungkapkan, ruang isolasi pasien positif Covid-19 di RSUD Bendan sudah overload. Dari 26 tempat tidur yang tersedia, jumlah pasien yang dirawat mencapai 36 orang.

‎"Ruang isolasi rawat inap di RSUD Bendan sudah overload‎, di mana ada 10 orang masih dirawat darurat di IGD khusus Covid-19," ungkapnya di Pekalongan, Jumat (18/6/2021).

Menurut Aaf, sapaan Afzan, tempat solasi terpusat di Gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) milik pemkot juga hampir penuh karena banyaknya warga yang harus diisolasi. 

Baca Juga: Gawat! Ketersediaan Ruang Isolasi dan ICU di Jateng Kian Menipis

‎"Di ‎tempat isolasi milik Pemerintah Kota Pekalongan hanya tersisa satu atau dua bed yang kosong,” ujarnya.

‎Aaf mengatakan, penuhnya ruang isolasi tersebut disebabkan jumlah kasus Covid-19 terus meningkat. Hal ini menunjukkan penularan semakin meluas. 

Oleh karena itu, Aaf meminta masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan secara ketat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini agar Kota Pekalongan tidak sampai masuk dalam daerah zona merah penularan Covid-19.

“Saat ini status Kota Pekalongan dalam zona orange dan tinggal sedikit lagi masuk zona merah. Hal itu tentu tidak kita harapkan bersama,” ujarnya.

Menurut Aaf, sejumlah upaya terus dilakukan pemkot bersama Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan untuk menekan lonjakan kasus, antara lain dengan menggencarkan operasi yustisi pendisiplinan dan pengawasan protokol kesehatan di tengah masyarakat, serta melakukan tracing terhadap keluarga dan kontak erat orang-orang yang terpapar Covid-19. 

Baca Juga: Ruang Isolasi Pasien COVID-19 Kota Cirebon Terisi 82 Persen

‎"Selain kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan, upaya-upaya itu kami harap bisa mencegah penularan yang semakin meluas," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait