alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dijuluki Sebagai Ratu Konspirasi, Begini Respon Siti Fadilah

Budi Arista Romadhoni Kamis, 08 Juli 2021 | 14:11 WIB

Dijuluki Sebagai Ratu Konspirasi, Begini Respon Siti Fadilah
Siti Fadilah Supari saat di Podcast Deddy Corbuzier. [YouTube]

Siti Fadilah dijuluki Ratu Konspirasi oleh Deddy Corbuzier

SuaraJawaTengah.id - Semenjak keluar dari penjara, Mantan Menteri Kesehatan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Siti Fadilah Supari sering bersebrangan dengan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

Karena itulah, membuat perempuan yang kini berusia 71 tahun ini sampai dijuluki sebagai ratu konspirasi. Karena pernyataan-pernyataan yang dinilai tidak masuk akal oleh beberapa kalangan.

Melalui obrolan santainya di podcast Deddy Corbuzier, pada Kamis (08/07/2021). Siti Fadilah dengan santai menanggapi pertanyaan Deddy Corbuzier yang mengatakan dirinya sebagai ratu konspirasi.

Meski begitu, ia tidak ambil pusing akan julukan tersebut. Baginya saat ini ingin fokus mengedukasi dan membantu masyarakat di masa pandemi.

Baca Juga: Ingat Pesan Istri, Ini Janji Luhut di 2024

"Orang itu kalau dengar konspirasi kayak takut banget. Padahal sebetulnya konspirasi itu simple karena adanya persengkokolan," jawab Siti Fadilah menanggapi pertanyaan Deddy Corbuzier.

Siti Fadilah lantas menegaskan bahwa sebenarnya virus corona memang ada. Ia ingin meluruskan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat.

"Ouh iya virus mah ada. Jangan dikaitkan kalau konspirasi itu virus corona tidak ada. Itu salah dan beda hal," ujarnya.

Kemudian Siti Fadilah menyayangkan pemberitaan soal virus corona seakan-akan menakutkan. Padahal menurutnya virus tersebut tidak terlalu berbahaya.

"Berita yang menakutkan itu satu paket dengan virusnya. Lah repotnya itu, jadi semuanya takut. Lah saya juga sama takut," jelasnya.

Baca Juga: Masih Ada Yang Sebut Covid-19 Konspirasi, Denny Siregar: Lemah Amat Islam di Mata Kadrun

Dirinya pun turut mengungkapkan keprihatinannya mendengar banyak dokter dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait