"Ruang terbuka hilang karena sudah jadi laut atau terendam rob kalau pagi dan sore. Anak-anak jadi tidak punya tempat bermain. Walapun tidak secara langsung, ini dampaknya bisa ke psikologis anak, pengaruh ke perkembangan anak," kata dia.
Dani mengatakan, terus terjadinya penurunan permukaan muka tanah dan naiknya permukaan air laut di Kota Pekalongan membutuhkan penanganan tidak hanya di level pemerintah kota (pemkot) saja, tapi juga pemerintah pusat.
"Kalau tidak dibantu pusat dengan APBN ya prediksi Pekalongan akan tenggelam bisa-bisa terjadi," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir rob di pesisir pantura Jawa Tengah terus terjadi. Ancaman tenggelamnya pantura semakin nyata.
Baca Juga:Detik-Detik Mobil Tenggelam di Dekat Reporter yang Sedang Siaran Langsung, Bikin Bengong
Setidaknya ada tiga wilayah di pesisir pantura Jawa Tengah yang diprediksi bakal tenggelam lebih cepat, yaitu Semarang, Demak, dan Pekalongan karena penurunan permukaan tanah dan kenaikan air laut.
Wilayah-wilatah itu mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 10 - 12 sentimeter per tahun. Hal ini terjadi salah satunya akibat penyedotan air tanah yang masif.
Kontributor : F Firdaus