alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024, Kader PDIP Purworejo akan Disanksi?

Budi Arista Romadhoni Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:55 WIB

Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024, Kader PDIP Purworejo akan Disanksi?
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. Kader PDIP Purworejo siap-siap mendapatkan sanksi, hal itu setelah mendeklarasikan dukungan Ganjar Pranowo untuk menjadi Capres 2024. (Beritajatim.com/Ist)

Kader PDIP Purworejo siap-siap mendapatkan sanksi, hal itu setelah mendeklarasikan dukungan Ganjar Pranowo untuk menjadi Capres 2024

SuaraJawaTengah.id - Politik soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sepertinya kian memanas. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mendapat dukungan dari kader PDIP

Namun demikian, dukungan Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024 masih terus diganjal oleh internal PDIP. Seperti gegernya Celeng dan Banteng. 

Para kader PDIP yang mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo pun terancam sanksi dari DPP. 

Menyadur dari Terkini.id, Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supraktiko mengungkapkan pihaknya akan melakukan penertiban terkait ‘barisan celeng’ dan meminta para kader untuk tahu diri.

Baca Juga: Apa itu Barisan Celeng Berjuang yang Bikin Geger?

Pernyataan ini sekaligus menanggapi Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo yang mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024 yang kemudian dijuliki sebagai ‘celeng’.

Dia mengatakan bahwa siapa yang merasa dirinya bagian dari struktur tentu harus tahu diri, tahu posisi.

“Akan ditertibkan sesuai surat edaran DPP. DPP punya organ yang bertugas untuk itu, dan bekerja dalam terang kehormatan dan kearifan partai,” katanya dikutip dari Terkini.id Kamis (14/10/2021). 

Menurut Hendrawan, kemunculan berbagai relawan yang mendeklarasikan dukungan terhadap calon-calon tertentu bukan masalah.

“Relawan tak ada masalah, namanya saja relawan. Kalau yang struktur dan bawa atribut partai itu tidak boleh, karena harus dalam ‘satu rampak barisan’. Harus tunggu keputusan partai,” ujarnya.

Baca Juga: Bambang Pacul Sebut Pendukung Ganjar Celeng: Capres Selain Puan Maharani Dilarang Muncul?

Pihaknya pun menepis anggapan bahwa ada kenaikan tensi di internal partai terkait isu celeng ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait