alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dekat dengan Ganjar di Tengah Isu Banteng Vs Celeng, Gibran: Mosok to?

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:55 WIB

Dekat dengan Ganjar di Tengah Isu Banteng Vs Celeng, Gibran: Mosok to?
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kedatangan tamu Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. [Dok Pemprov Jateng]

Gibran ikut menanggapi isu sinisme politik di internal PDIP yaitu Banteng Vs Celeng

SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ikut menanggapi sinisme politik Banteng Vs Celeng. Diketahui polemik yang terjadi di internal PDIP jelang Pilpres 2024 semakin panas.

Sebagai politisi yang juga kader PDIP,  Gibran tidak ingin terlalu jauh mengomentari polemik yang terjadi di internal Partai berlambang banteng itu. 

Namun, Gibran menyebut statemen Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo sangat menyejukkan di tengah situasi politik di internal PDIP yang panas jelang Pilpres 2024.

“Saya fokus penanganan Covid wae [saja]. Saya rasa statemen yang dibuat Pak Rudi itu sangat menyejukkan. Kan kemarin sangat panas. Statemen Pak Rudi itu sangat menyejukkan, 2024 itu isih suwe [masih lama] kok,” ujar Gibran dikutip dari Solopos.com Jumat (15/10/2021). 

Baca Juga: Pendataan Penataan Kampung Kumuh Jauh dari Target, PDIP Minta Pemprov DKI Evaluasi

Disinggung mengenai keakrabannya dengan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menyebut dirinya merasa dekat dengan semua tokoh.

“Mosok to [saya dekat dengan Ganjar atau Sandiaga]? Saya kan dekat dengan semua. Saya anggap mereka itu sebagai senior dan mentor,” ucapnya.

Sebelumnya Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan situasi internal PDIP yang tengah heboh dengan label banteng vs celeng sebagai buntut deklarasi dukung mendukung capres 2024 adalah hal biasa.

Menurut Rudy, sapaan akrabnya, deklarasi dukung mendukung capres itu bukanlah sesuatu untuk diributkan karena muaranya nanti tetap rekomendasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri.

Rudy kemudian mengungkit apa yang pernah terjadi pada Pilkada Solo 2020 lalu. Saat itu, DPC PDIP Solo dengan suara bulat dari lima PAC mengusullkan nama Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sebagai pasangan calon wali kota-wakil wali kota.

Baca Juga: Ganjar Ketemu Bima Arya dan Gibran, Bahas Apa Ya?

Namun, rekomendasi Ketua Umum PDIP jatuh kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota dan Teguh Prakosa sebagai calon wakil wali kota. Seluruh kader pun harus patuh pada rekomendasi itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait