facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ganjar Nikmati Kopi Rempah danNapak Tilas Jejak Soekarno di Kesultanan Ternate

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 15 Oktober 2021 | 18:04 WIB

Ganjar Nikmati Kopi Rempah danNapak Tilas Jejak Soekarno di Kesultanan Ternate
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Istrinya Siti Atikoh saat berkunjung ke Kesultanan Ternate. [Dok Pemprov Jateng

Ganjar Pranowo Menyempatkan diri untuk napak tilas jejak Soekarno di Kesultanan Ternate

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Ganjar tiba di Ternate dalam rangka mendampingi kafilah Seleksi Tilawatil Quran Jawa Tengah yang akan tampil di STQ Nasional ke XXVI Maluku Utara. 

Ganjar yang datang Kota Ternate bersama istrinya, Siti Atikoh tidak menyangka bakal mendapat sambutan warga semeriah itu.

Politisi PDIP itu juga berkunjung ke kedaton Ternate. Ganjar pun mengakui takjub dengan kegagahan dan kebesaran Kesultanan Ternate

"Kebesaran Kesultanan Ternate masih sangat terasa hingga saat ini. Bagaimana sebuah kerajaan di masa lalu mampu menguasai 60 teritorial lebih," kata Ganjar Pranowo pada Jumat (15/10/2021) saat bercengkerama di beranda kedaton Ternate bersama Pangeran Hidayat Mudaffar Sjah.

Baca Juga: Wakil Ketua PDIP Purworejo Terancam Sanksi, SGI: Jangan Bungkam Suara Dukung Ganjar

Bahkan Ganjar semakin takjub ketika mengungkap kekuasaan Kesultanan Ternate yang mencakup Papua sampai Filipina. Namun, pada akhirnya bisa berjuang bareng bersama seluruh putra-putri bangsa merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

"Maka Bung Karno sangat hormat dengan Kesultanan Ternate. Tadi pangeran juga sempat bercerita Bung Karno beberapa kali singgah di Kedaton dan bersahabat dengan sultan Ternate waktu itu," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Istrinya Siti Atikoh saat berkunjung ke Kesultanan Ternate. [Dok Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Istrinya Siti Atikoh saat berkunjung ke Kesultanan Ternate. [Dok Pemprov Jateng

Kerajaan-kerajaan seperti ini yang ada di seluruh Tanah Air, kata Ganjar, sudah semestinya bisa dioptimalkan untuk memperkuat kekayaan dan jatidiri bangsa. Entah sebagai museum maupun sebagai warisan kebudayaan.

"Memberikan anggaran saja tidak cukup. Peran pemerintah saja tidak cukup, ini adalah identitas kita bersama, sejarah kita bersama. Maka harus kita optimalkan bersama-sama, " katanya.

Jumat siang itu, di sela-sela obrooan di beranda kedaton Kesultanan Ternate, beberapa abdi dalem kedaton keluar menyuguhkan semakinkopi rempah, khas Ternate. Susunan itu  lengkap ketika abdi dalem yang lainnya menyusul keluar membawa kudapan roti kenari.

Baca Juga: Kunjungi Ternate, Ganjar Pranowo Belanja Batu Bacan

"Senang sekali dikunjungi Pak Ganjar. Apalagi beliau ini dulu kan temannya ayah saya, Sultan Mudaffar Sjah ketika di DPR Ri. Senang banget, perhatian beliau luar bisa untuk kami-kami ini. Semoga apa yang diimpikan Pak Ganjar tentang Kesultanan atau kerajaan bisa terwujud, yakni peningkatan peran kerajaan-kerajaan di Tanah Air ditingkatkan," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait