alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nekat Datang ke Solo, Ratusan Suporter PSS Sleman Diciduk Polisi, 150 Motor Dikandangkan

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Nekat Datang ke Solo, Ratusan Suporter PSS Sleman Diciduk Polisi, 150 Motor Dikandangkan
Ratusan suporter PSS Sleman diciduk aparat kepolisian usai hendak menggelar demo di Stadion Manahan, Jumat (15/10/2021). [Ist]

Usut punya usut, kedatangan mereka hendak berdemonstrasi masalah internal dengan manajemen tim Super Elang Jawa.

SuaraJawaTengah.id - Sebanyuak 900 suporter PSS Sleman diciduk jajaran Polresta Solo usai hendak mendatangi Stadion Manahan, Jumat (15/10/2021) malam.

Seperti diketahui, PSS saat itu sedang bertanding melawan Barito Putera dalam lanjutan seri kedua BRI Liga 1 2021/2022. Usut punya usut, kedatangan mereka hendak berdemonstrasi masalah internal dengan manajemen tim Super Elang Jawa.

Diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan mengatakan ada 900 orang yang diketahui berusaha masuk Kota Solo. Polisi menyekat arus kendaraan roda dua itu di Tugu Makutha dan Simpang Faroka.

Ade menyebut di Tugu Makutha ada 600 suporter dan di Faroka ada 300 suporter PSS Sleman. Petugas mendapatkan perlawanan di Tugu Makutha berupa lemparan batu dari para suporter itu.

Baca Juga: 900 Suporter PSS Sleman Diciduk, Kapolresta: Internal Selesaikan di Sleman Jangan di Solo!

“Pintu utama masuk Solo dan Faroka terpantau ada gerakan masuk ke Solo sehingga kami bubarkan,” katanya.

Tak hanya itu, 150 unit sepeda motor yang diamankan petugas di Mako Satlantas Polresta Solo. Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor.

“Kami mendata suporter dan kendaraan. Jika kendaraan kedapatan tidak lengkap dikenai sanksi tilang lalu jika surat kendaraan lengkap kami minta pulang ke Yogyakarta,” katanya.

Ia menambahkan alasan ratusan suporter PSS Slemat itu nekat datang ke Solo karena hendak protes terhadap manajemen terkait adanya persoalan internal klub. Kapolresta menyayangkan aksi itu karena dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan Kota Solo.

Ia meminta persoalan itu diselesaikan di wilayah masing-masing. Sementara itu, pengelola akun Twitter suporter PS Sleman @BCSxPSS1976 menyatakan permintaan maaf jika terjadi hal-hal yang tidak berkenan.

Baca Juga: Hendak Demo PSS Sleman, 900 Suporter Diciduk di Solo, Sempat Terjadi Perlawanan

“Untuk sedulur Solo. Nyuwun ngapunten jika dalam perjuangan kami terjadi beberapa hal yg tidak berkenan. Untuk sementara ini ijinkan kami menyelesaikan masalah rekan-rekan kami di lapangan dulu. Segera kami akan sowan ke Solo. Matur suwun,” tulis pengelola akun tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait