alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Muktamar ke-34 NU Belum Jelas Digelar Kapan, Ini Tanggapan Gus Ipul

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:52 WIB

Muktamar ke-34 NU Belum Jelas Digelar Kapan, Ini Tanggapan Gus Ipul
Ketua PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Gus Ipul ikut menjawab spekulasi digelarnya Muktamar ke-34 NU, jadwal kegiatan itu masih belum jelas akan digelar kapan. (suara.com/achmad ali).

Gus Ipul ikut menjawab spekulasi digelarnya Muktamar ke-34 NU, jadwal kegiatan itu masih belum jelas akan digelar kapan

SuaraJawaTengah.id - Jadwal Muktamar ke-34 NU segera ditentukan. Informasi yang beredar, kegiatan untuk memilih ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan digelar bulan Desember ini. 

Untuk memastikan kegiatan ormas terbesar di Indonesia itu, PBNU akan menggelar rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk menentukan jadwal Muktamar Ke-34 NU.

Ketua PBNU Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (4/12/2021), menyebutkan rapat akan dilaksanakan pada Selasa (7/12/2021).

Hanya saja, tambah Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, surat ajakan rapat gabungan yang dikirimkan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj itu tidak sah karena tidak ada tanda tangan Rais Aam dan Katib Aam.

Baca Juga: Jusuf Kalla Sebut NU Seperti McDonalds, Ini Alasannya

"Rapat gabungan Tanfidziyah dan Syuriah harus tanda tangan lengkap Rais Aam, Katib Aam, Ketum, dan Sekjen," kata Gus Ipul dikutip dari ANTARA.

Bahkan, lanjut dia, rapat gabungan tak akan bisa mengambil keputusan jika Rais Aam tidak hadir.

Menurut Gus Ipul, selain tak sah, undangan ini juga sudah sangat terlambat mengingat kepastian waktu pelaksanaan muktamar sudah diputuskan oleh Rais Aam dengan mengeluarkan perintah muktamar pada 17 Desember 2021.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar mengeluarkan perintah muktamar 17 Desember setelah dalam rapat gabungan, Rabu (24/11), yang dihadiri Rais Aam, Katib Aam, Ketum, dan Sekjen tidak berhasil menyepakati tanggal nuktamar.

Rapat kemudian disepakati untuk dilanjutkan pada Kamis (25/11). Namun, hanya Rais Aam dan Katib Aam yang hadir, sedangkan Ketum dan Sekjen PBNU tak datang dengan alasan tak jelas.

Baca Juga: Jadwal Muktamar ke-34 NU di Lampung Belum Jelas, Panitia: Persiapan Terus Berjalan

"Ketidakjelasan kedatangan Ketua Umum dan Sekjen PBNU inilah yang membuat pada Jumat (26/11) Rais Aam KH Miftachul Ahyar mengeluarkan surat perintah untuk menggelar muktamar 17 Desember 2021," kata Gus Ipul.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait