Viral Pria Jalan Kaki Semarang-Jakarta, Anaknya Diduga Dilecehkan Kiai Ponpes di Demak

Video tersebut viral setelah dibagikan akun tiktok @sahabat.relawan beberapa hari yang lalu.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 10 Desember 2021 | 15:21 WIB
Viral Pria Jalan Kaki Semarang-Jakarta, Anaknya Diduga Dilecehkan Kiai Ponpes di Demak
Belakangan viral video perjuangan seorang ayah selama tiga tahun menuntut kepastian hukum karena anaknya diduga dilecehkan oleh kiai pondok pesantren di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. [TikTok @sahabat.relawan]

SuaraJawaTengah.id - Belakangan viral video perjuangan seorang ayah selama tiga tahun menuntut kepastian hukum karena anaknya diduga dilecehkan oleh kiai pondok pesantren di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. 

Dalam video tersebut terlihat seorang pria menggunakan topi merah, baju hitam dan tas terlihat menggunakan tongkat untuk berjalan kaki dari Kota Semarang menuju Mabes Polri Jakarta. 

Video tersebut viral setelah dibagikan akun tiktok @sahabat.relawan beberapa hari yang lalu. Sampai saat ini, postingan tersebut sudah dilihat ribuan orang. 

Dari penelusuran Suarajawtengah.id, pria itu adalah Riko Mamura Putra, warga Kelurahan Kauman, Kota Semarang.

Baca Juga:Pesan Menu Makanan Berbahasa Inggris, Pembeli Kesal Wujudnya Tak Sesuai Ekspetasi

Dia adalah orang tua dari korban yang diduga dilecehkan oleh kiai pondok pesantren putrinya. 

"Ketika kami laporkan  22 Febuari 2019 hanya tahunya kekerasan fisik saja," jelaanya saat dihubungi Suarajawatengah.id, Jumat (10/12/2021). 

Setelah korban yang merupakan anak kandungnya itu diperiksa ternyata tak hanya mendapatkan kekeraan fisik namun juga pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren. 

"Hasil dari pemeriksaan, putri saya disentuh bagian sensitifnya," ujarnya. 

Dia mengabarkan, putrinya sudah mondok di tempat kiai tersebut sejak tahun 2015. Saat itu, putrinya adalah satu angkatan pertama.

Baca Juga:Ketabrak Bocah, Gerobak Bakso Terbalik dan Terbakar, Warganet: Ortunya Harus Ganti Rugi

Di tahun yang sama itu, bangunan pondok belum ada. Para santri belajar dan tidur di rumahnya. 

"Saya duga pelecahan seksual dan kekerasan itu dilakukan sekitar tahun 2015 - 2016 menjelang akhir," paparnya. 

Karena kasus yang dijalani putrinya itu dirasa lambat, dia melakukan salat istikharah. Setelah itu, Riko mantab untuk melakukan aksi jalan kaki dari Semarang menuju Mabes Polri Jakarta. 

"Saya tanggal 6 istikharah dan tanggal 7 Desember mantab melakukan perjalanan ke Mabes Polri dengan jalan kaki," katanya. 

Namun, setelah sampai Pemalang tiba-tiba ada polisi yang menjemput Rico. Saat itu, Rico dijanjikan kasus yang melibatkan putrinya itu akan segera diproses. 

"Setelah itu saya mengiyakan dan ikut pulang ke rumah," paparnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak