facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cegah Penyebaran Omicron, Pemkab Kudus Minta Warga Tionghoa Gelar Imlek Secara Sederhana

Ronald Seger Prabowo Rabu, 26 Januari 2022 | 20:59 WIB

Cegah Penyebaran Omicron, Pemkab Kudus Minta Warga Tionghoa Gelar Imlek Secara Sederhana
Ilustrasi persiapan perayaan Imlek 2022 di kelenteng. [ANTARA/Heru Suyitno]

Bupati Kudus menyarankan digelar di dalam ruangan dan pesertanya juga dibatasi agar tidak menciptakan kerumunan.

SuaraJawaTengah.id - Pemkab Kudus mengimbau warga Tionghoa agar merayakan Tahun Baru Imlek secara sederhana.

Bupati Kudus, Hartopo menjelaskan, langkah terebut dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona, terutama varian baru omicron.

"Kami persilakan menggelar perayaan Tahun Baru Imlek, tetapi jumlah pesertanya harus dibatasi, jangan seperti sebelum pandemi COVID-19," kata Hartopo dikutip dari ANTARA, Rabu (26/1/2022).

Ia juga meminta jangan ada kegiatan pawai seperti tahun sebelumnya, karena dipastikan mengundang banyak warga untuk melihatnya, sehingga menciptakan kerumunan dan berpotensi terjadi penularan virus corona.

Baca Juga: Jelang Perayaan Imlek, Permintaan Dupa di Kota Malang Meningkat Pesat

Kalaupun nantinya jadi ada perayaan Imlek, dia menyarankan digelar di dalam ruangan dan pesertanya juga dibatasi agar tidak menciptakan kerumunan.

Dalam pelaksanaannya nanti juga diminta dibentuk satgas COVID-19 yang bertugas memantau kedisiplinan peserta menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Sementara atraksi seperti pertunjukan barongsai, sebaiknya dipastikan di luar tidak ada penontonnya. Jangan sampai menciptakan kerumunan, sehingga petugas terpaksa membubarkannya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama mengakui hingga kini belum ada pengajuan khusus terkait pengamanan dalam perayaan Imlek.

Untuk izinnya, kata dia, harus ada koordinasi dengan Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Kudus, apakah diperbolehkan atau tidak, sedangkan pengamanannya, sepanjang ada permohonan, agama manapun akan difasilitasi.

Baca Juga: Kumpulan Doa Imlek 2022 untuk Dipanjatkan Memohon Kemakmuran Hingga Hidup Lebih Baik

"Hal terpenting, ketika memang ada perayaan, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan benar dan jumlah pesertanya juga harus dibatasi," ujarnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait