Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kebakaran yang terjadi di Relokasi Pasar Johar tak ada hubungannya dengan penataan lapak.
"Ini tidak ada korelasinya antara ketidaksetujuan pedagang terhadap hasil undian lapak dengan kebakaran," jelasnya, Kamis (3/2/2022).
Meski demikian, pada kebakaran tersebut pihaknya menyerahkan hasil pemeriksaan kepada kepolisian dan pihak yang menangani kebakaran tersebut.
"Misalnya apakah beban listrik yang berlebihan atau ada unsur lainnya,"ujarnya.
Baca Juga:Kompleks Relokasi Pasar Johar Semarang Terbakar
Dia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang tentu tidak ingin masyarakat sengsara. Justru dia ingin agar korban kebakaran tersebut difasilitasi dan segera bisa berjualan kembali.
"Kita ingin pedagang yang menjadi korban kebakaran ini bisa mendapat dukungan dan fasilitas agar bisa segera berjualan kembali,"ucapnya.
Dia mengaku, hari ini pihaknya sedang berunding dengan beberapa elemen pemerintah dan non pemerintah untuk membahas mekanisme bantuan kepada para korban.
"Sesegera mungkin kita akan menemui para korban kebakaran untuk mengetahui apa yang mereka inginkan agar dapat diserap untuk menjadi program kebijakan," imbuhnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Baca Juga:Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kebakaran Relokasi Pasar Johar Akibat Kerumunan Warga