facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pamer Healing Berwudhu di Musala Kaki Gunung, Ganjar Pranowo Justru Dihujat Soal Kasus Wadas

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:20 WIB

Pamer Healing Berwudhu di Musala Kaki Gunung, Ganjar Pranowo Justru Dihujat Soal Kasus Wadas
Potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang berwudhu di sebuah musala kecil. [Twitter]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali dihujat soal kasus Desa Wadas usai ia memamerkan healing dengan berwudhu di sebuah musala kecil.

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali disentil oleh publik soal kasus di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. 

Hal tersebut bermula dari sebuah unggahan foto di akun twitter Ganjar Pranowo pada Kamis, (05/05/2022). 

Dalam unggahan foto itu Ganjar Pranowo memamerkan aktivitasnya tengah berwudhu di sebuah musala kecil yang dikelilingi pepopohan. 

"Bener-bener jadi tambahan energi. Sehabis perjalanan panjang, bisa mampir di surau kecil di kaki gunung," tulis Ganjar Pranowo. 

Baca Juga: Mengintip Harta Kekayaan 7 Bakal Capres, Ada yang Tembus Rp 2 Triliun!

"Air yang segar, udara sejuk serta suasana yang hening, tenang, menentramkan. Istilah temen-temab seumuran, inilah healing yang sesungguhnya," sambungnya. 

Hingga kini belum diketahui pasti dimana lokasi Ganjar Pranowo sedang berwudhu di musala kecil tersebut. 

Namun unggahan Ganjar Pranowo itu justru jadi bumerang. Lantaran warganet ramai mengingatkan sosok bapak satu itu soal kasus di Desa Wadas

Seperti diketahui sebagian besar masyarakat Desa Wadas banyak menolak penambangan batuan andesit untuk pembangunan bendungan Benner Purworeja karena dianggap dapat merusak alam sekitar. 

"Wadas urusin, pakai pencitraan mulu," ujar akun @Doni3371**. 

Baca Juga: Helmi Felis Heran Puan Maharani Sering Sindir Ganjar Pranowo: Kenapa Sesama PDIP Diserang?

"Alam yang lestari itu memang nikmat tak ternilai. Nah bayangkan apa jadinya kalau semua kelestarian seperti ini terancam, misalnya akibat proyek tambang batu andesit yang dia loloskan IPLnya di Wadas," kata akun @Mythical**. 

"Bapak seolah-olah pertama kali merasakan kenikmatan air dan hawa pegunungan. Sementara wargamu di Wadas terancam kehilangan itu pak. Sebelum ngetwet bapak sadar gak?," imbuh akun @salesta**. 

"Jaga lingkungan yang asri kaya gitu jangan sampai dijadikan tambang," papar akun @taufiksoleh**. 

Sementara itu, ada beberapa warganet yang mengkritik Ganjar Pranowo soal angka kemiskinan dan permasalahan lainnya. 

"Healing? Kae rakyat Jateng termiskin di Jawa diurusi ora malah pencitraan ae ngono kok arep nyapres mesakno rakyat kok apusi terus," sahut akun @amrulloh**. 

"Ke Jateng deh, cari, dan silahkan foto-fotoin daerah kumuh. Kemudian bandingkan dengan daerah kumuhnya Jabar, Banten, DKI," ungkap akun @lysava**.

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait