Proses pembangunan altar perayaan Waisak mulai dibangun sejak kemarin. Panggung utama yang akan dijadikan tempat berlangsungnya detik-detik perayaan Waisak dibangun di Pelataran Candi Borobudur.
Detik-detik puncak Waisak terjadi pada 16 Mei 2022, pukul 11.13.46 WIB. Diperkirakan 1.200 umat Buddha akan mengikuti detik-detik Waisak tahun ini.
“Tahun ini, Walubi yang mengadakan. Izin sudah turun,” kata Yudi Suhartono, Pamong Budaya Ahli Madya, Balai Konservasi Borobudur (BKB).
Rangkaian perayaan Waisak dimulai pada 13 Mei 2022 dengan kegiatan bakti sosial di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung.
Baca Juga:Libur Lebaran, Pengunjung Candi Borobudur Tembus 143.333 Wisatawan
Acara dilanjutkan bakti sosial dan pengambilan Api Abadi Mrapen untuk kemudian disemayamkan di Candi Mendut, Magelang pada 14 Mei 2022.
Prosesi kemudian berlanjut pada 15 Mei yaitu pengambilan air suci dari Umbul Jumprit di Kabupaten Temanggung untuk juga disemayamkan di Candi Mendut.
Keesokan harinya, para biksu akan melakukan prosesi jalan kaki dari Candi Mendut menuju Borobudur. Para biksu dan umat Buddha bersama-sama akan menjalani ritual detik-detik Waisak di lapangan Kenari, pelataran Candi Borobudur,
Pada malam harinya, para biksu dan umat Buddha melakukan Dharmasanti Waisak sekitar pukul 19.00 WIB di lapangan Lumbini, Candi Borobudur.
Caption: Persiapan membangun altar perayaan Waisak di lapangan Kenari, pelataran Candi Borobudur. (suara.com/ Angga Haksoro Ardi).
Baca Juga:20 Link Twibbon Waisak 2022 serta Tata Cara Pemasangannya
Kontributor : Angga Haksoro Ardi