Warga Bogeman-Nambangan Kota Magelang Serahkan Senjata Tawuran, Ada Pedang Marsose dan Kujang

Penyerahan senjata sekaligus menjadi komitmen warga agar kasus serupa tidak terulang.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 13 Mei 2022 | 16:44 WIB
Warga Bogeman-Nambangan Kota Magelang Serahkan Senjata Tawuran, Ada Pedang Marsose dan Kujang
Warga Kampung Nambangan dan Bogeman menyerahkan senjata yang digunakan saat tawuran, 7 Mei 2022 lalu. Warga sepakat tidak akan saling serang. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

SuaraJawaTengah.id - Polres Magelang Kota menerima penyerahan senjata yang dipakai saat tawuran warga Kampung Nambangan dan Bogeman pada 7 Mei 2022. Warga kedua kampung bersepakat damai.

Penyerahan senjata disaksikan perwakilan Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono, Ketua RW 07 Kelurahan Panjang, dan Ketua RW 18 Kelurahan Rejowinangun Utara.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan, penyerahan senjata sekaligus menjadi komitmen warga agar kasus serupa tidak terulang.

“Ini bukan hanya untuk warga Nambangan dan Bogeman. Ini untuk seluruh masyarakat yang ada di Kota Magelang, jangan sampai ada terjadi hal-hal yang yang seperti ini lagi,” kata AKBP Yolanda kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga:Polisi Bekuk 3 Pelajar Hendak Tawuran di Cempaka Putih, Positif Narkoba

Sebanyak 9 senjata tajam dan 5 pipa besi serta balok diserahkan warga Kampung Nambangan yang diwakili Rusadam, Ketua RW 18, Kelurahan Rejowinangun Utara.

Diantara senjata tajam terdapat sebilah pedang marsose (Marechausse) dan belati tradisional jenis kujang. Seluruh senjata diserahkan ke Polres Magelang Kota sebagai barang sitaan.

Pedang marsose dipakai oleh pasukan khusus tentara Belanda yang pertama kali digunakan pada perang Aceh antara tahun 1873 hingga 1904.

Ciri khas pedang marsose terlihat pada besi melengkung pada sekitar gagang yang berfungsi melindungi punggung jari. Kelewang marsoses merupakan senjata modifikasi dari pedang Eropa yang disesuaikan dengan medan pertempuran jarak dekat di Aceh.    

Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Sebayang berharap konflik kedua kampung Nambangan dan Bogeman berhenti disini. Jika kemudian hari didapati warga membawa senjata tajam akan dikenakan tindakan hukum sesuai UU Darurat.

Baca Juga:Halalbihalal di Blora Justru Berujung Tawuran Dua Desa, Polisi Sampai Lepaskan Tembakan Peringatan

“Ini solusi yang kita harapkan. Tapi bukan berarti berhenti disini. Kita sepakat apabila nanti mereka masih didapati membawa sajam, kita langsung menindak menggunakan UU Darurat. Jadi proses hukum tetap kita jalankan,” ujar Kapolres.

Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono menjamin kasus tawuran warga Nambangan dan Bogeman tidak akan terulang. Warga menerima arahan agar betul-betul menjaga wilayah masing-masing.

“Saya menjamin yang dari wilayah Bogeman tidak akan ke Nambangan dan begitu juga sebaliknya. Ada jaminan,” kata Joko Budiyono.

Pemerintah Kota Magelang menginisiasi Kampung Pancasila dan Kampung Religi agar masalah sosial seperti tawuran bisa diatasi. “Satu-satunya jalan memberikan edukasi masyakarat. Kami sedang menyusun kegiatan antara Bogeman dan Nambangan itu bisa bersatu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak