facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dispertan Semarang Sebut 4 Sapi Terjangkit PMK Telah Diisolasi, Begini Kondisinya

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:54 WIB

Dispertan Semarang Sebut 4 Sapi Terjangkit PMK Telah Diisolasi, Begini Kondisinya
Dokter hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang memeriksa kesehatan ternak sapi saat pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Pasar Hewan Pon Ambarawa, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/5/2022). Pemeriksaan kesehatan hewan ternak sebelum diperjualbelikan itu guna mencegah penyebaran PMK pada hewan ternak menyusul temuan 15 kasus PMK di Kabupaten Boyolali yang wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Semarang. [ANTARA FOTO/ Aji Styawan/rwa]

Dispertan Semarang menyebut 4 sapi tersebut telah melewati uji laboratorium.

SuaraJawaTengah.id - Dinas Pertanian Kota Semarang menyebut sebanyak 4 sapi di wilayahnya, positif terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan, 4 sapi tersebut telah melewati uji laboratorium. 

"Saat ini sedang dilakukan isolasi di tempat masing-masing," ungkap Hernowo kepada Suarajawatengah.id, Jumat (20/5/22). 

Menurutnya, sapi-sapi tersebut memiliki sejumlah gejala PMK seperti sariawan di mulut, mengeluarkan air liur yang cukup banyak atau hypersalivasi.

Baca Juga: Buntut Pasar Hewan Gondanglegi Malang Ditutup, Warga Pilih Berjualan di Tepi Jalan

"Tanda-tanda PMK ada semua pada keempat sapi," katanya. 

Ia mengklaim, saat ini pihaknya tengah melakukan pengobatan terhadap sapi yang terjangkit PMK dengan isolasi selama 14 hari. Kondisi hewan ternak yang terkena PMK juga sudah berangsur membaik. 

“Untuk meminimalisir penularan, kami lakukan isolasi pada sapi," jelas Hernowo. 

Berdasarkan informasi yang dia dapatkan, sampai saat ini belum ada ditemukan penambah kasus PMK di Kota Semarang. Dia berharap, jumlah hewan ternak yang positif PMK tak bertambah. 

"Alhamdulillah tidak ada penambahan hewan sakit," ucapnya. 

Baca Juga: Antisipasi Penyakit PMK, Pemkot Jakbar Periksa 1.700 Hewan Ternak

Hingga saat ini ada 7 hewan ternak di Kota Semarang yang masuk dalam suspek atau diduga terpapar PMK, termasuk 4 hewan ternak yang sudah ditetapkan positif PMK. 

"Untuk saat ini, hewan ternak yang positif PMK akan diisolasi di tempat masing-masing," imbuhnya.

Kontributor : Aninda Putri Kartika

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait