facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sosok Amir Khilafatul Muslimin Cirebon Raya yang Ditangkap Polres Brebes: Tertutup, Enggan Ikut Pemilu

Budi Arista Romadhoni Selasa, 14 Juni 2022 | 13:02 WIB

Sosok Amir Khilafatul Muslimin Cirebon Raya yang Ditangkap Polres Brebes: Tertutup, Enggan Ikut Pemilu
Papan nama di rumah yang dijadikan kantor Khilafatul‎ Muslimin di Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuwaru, Kabupaten Tegal. [Suara.com/F Firdaus]

Amir Khilafatul Muslimin Cirebon Raya yang ditangkap Polres Brebes berinisial AJ diketahui merupakan warga Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal

SuaraJawaTengah.id - Amir Khilafatul Muslimin Cirebon Raya yang ditangkap Polres Brebes berinisial AJ diketahui merupakan warga Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. AJ dikenal para tetangganya sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi.

Di Desa Slarang Lor, AJ tinggal di rumah yang berada tak jauh dari rumah yang dijadikan kantor Khilafatul Muslimin. ‎Di papan yang terpasang di depan rumah itu, tertulis Khilafatul Muslimin Kemasulan Tegal.

Salah satu warga tetangga AJ, Mukasin mengungkapkan, ‎AJ merupakan sosok yang tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat sejak terlibat dalam organisasi Khilafatul Muslimin.

‎"Dia (AJ) warga sini, sejak kecil kenal. Dia mulai berubah tiga atau empat tahun lalu. Kalau sebelum mendirikan Khilafatul Muslimin biasa saja. Setelah itu, kurang bergaul, nggak bermasyarakat," katanya di Tegal, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Terungkap! Polda Metro Jaya Beberkan 30 Sekolah Diduga Terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin

Selain tidak pernah bersosialisasi di lingkungan, AJ menurut Muksin juga enggan berpartisipasi setiap kali digelar pemilu. "Kalau ada hajatan negara enggak pernah berpartisipasi, nggak mau. Kegiatan lingkungan juga enggak," kata dia.

‎Adapun kegiatan sehari-hari AJ sepengetahuan Muksin adalah berdagang. "Katanya dagang, tapi kurang tahu dagang apa," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan tetangga AJ lainnya, Sukyad‎. Dia menyebut AJ lebih banyak bergaul dengan orang-orang dari luar desa.

"Hubungannya sama orang luar. Kalau sama tetangga jarang. Dia juga tidak pernah ikut iuran lingkungan," ungkapnya.

Menurut Sukyad, AJ kerap menggelar kegiatan berkumpul di rumah yang dijadikan kantor Khilafatul Muslimin di Desa Slarang Lor. Namun dia tak mengetahui orang-orang yang datang berasal dari mana.

Baca Juga: Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Mojokerto

"Kalau ada kegiatan kumpulan ramai. Puluhan orang ada. Mereka bukan warga sini ‎(Desa Slarang Lor),” ujar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait