Sementara itu, Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu untuk sementara memastikan kegiatan Tomi tidak ada kaitannya dengan tindakan terorisme.
"Untuk sementara ini belum ada arah ke tindakan terorisme," katanya.
Ia menegaskan, tipe ledakan yang terjadi pada Selasa (14/6/2022) sekitar pukul 17.30 WIB, berdaya ledak rendah. Sementara bahan peledak yang didapat dari Tomi masih dalam penelusuran polisi.
"Untuk jenis ledakannya yaitu Low Explosive. Untuk barang yang didapat dari korban masih kita periksa," tutupnya.
Baca Juga:Polisi Olah TKP Lokasi Ledakan di Banyumas, Apa Saja yang Ditemukan?
Kontributor : Anang Firmansyah