facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jelang Idul Adha 2.700 Ekor Sapi di Kabupaten Rembang Masih Terpapar PMK

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 24 Juni 2022 | 09:56 WIB

Jelang Idul Adha 2.700 Ekor Sapi di Kabupaten Rembang Masih Terpapar PMK
Ilustrasi Sapi. Saat ini ada sekitar 2.700 ekor sapi yang masih terjangkit PMK di Kabupaten Rembang. [Antara]

Saat ini ada sekitar 2.700 ekor sapi yang masih terjangkit PMK di Kabupaten Rembang

SuaraJawaTengah.id - Penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang hewan ternak di Kabupaten Rembang. Padahal perayaan Idul Adha tinggal menghitung hari. 

Namun demikian, jumlah sapi yang terjangkit PMK di Kabupaten Rembang, semakin berkurang, seiring sembuhnya ratusan ekor sapi setiap harinya. Tapi hingga saat ini kasus PMK di Rembang masih mencapai ribuan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menyampaikan saat ini ada sekitar 2.700 ekor sapi yang masih terjangkit PMK.

"Sampai dengan kemarin malam (22/6/2022), untuk di Rembang yang masih sakit (PMK) sekitar 2.700-an, untuk yang sudah sembuh sekitar 1.300-an (ekor). Angka yang tercatat mati 15 ekor, dan yang dipotong paksa atau jagal, sekitar 34 ekor," kata Agus dikutip dari jatengprov.go.id, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Puluhan Hewan Kurban Hanyut Tersapu Banjir Bandang di Bogor

Dikatakan Agus, penyebaran PMK di Kabupaten Rembang terus bertambah. Akan tetapi, bertambahnya jumlah sapi yang terjangkit PMK itu diimbangi dengan angka kesembuhan yang semakin meningkat.

"Beberapa hari kemarin, malah angka kesembuhan lebih tinggi dari yang sakit. Jadi, harapan kami yang sembuh semakin meningkat dan yang sakit mulai berkurang, sehingga melandai," ucap Agus.

Diakuinya, upaya peningkatan jumlah kesembuhan sapi yang terjangkit PMK dilakukan secara mandiri oleh masing-masing peternak. Pasalnya, sudah tidak ada APBD untuk memasok obat-obatan bagi peternak.

"Treatment rempah sama perawatan kaki dari para peternak itu sangat membantu, selain obat dari medis. Karena rempah juga bisa digunakan untuk peningkatan daya tahan tubuh sapi," pungkasnya.

Baca Juga: Bangkai Kambing yang Terindikasi PMK Ditemukan di Kali Serang, Dikhawatirkan Cemari Sungai

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait