facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gelapkan Uang BPJS Kesehatan, Anggota Satpol PP Kota Semarang di Pecat

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:13 WIB

Gelapkan Uang BPJS Kesehatan, Anggota Satpol PP Kota Semarang di Pecat
Ilustrasi BPJS Kesehatan. Satpol PP Kota Semarang dipecat akibat menggelapkan setoran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pegawai non-ASN. [Dok Suara.com]

Satpol PP Kota Semarang dipecat akibat menggelapkan setoran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pegawai non-ASN

SuaraJawaTengah.id - Salah satu anggota Satpol PP Kota Semarang dipecat akibat menggelapkan setoran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pegawai non-ASN hingga Rp812 juta.  

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto membenarkan adanya tindak penggelapan uang yang dilakukan oleh anggotanya. 

"Pelaku sudah dipecat dan sekarang ditangani polisi," ungkap Fajar, Jumat (24/06/22). 

Fajar menjelaskan, uang senilai Rp812 juta terdiri dari uang setoran Rp 618 juta BPJS Ketenagakerjaan dan 194 juta BPJS kesehatan.

Baca Juga: Berikut Tarif Iuran BPJS Kesehatan 2022Terbaru

"Totalnya ada lebih dari Rp800 juta," katanya. 

Fajar membeberkan, pelaku berinisial HLK berpangkat golongan II/C bekerja sebagai bendahara pengeluaran pembantu (BPP) sebelum akhirnya dipecat.

"Sejumlah staf sudah diperiksa secara internal," kata dia. 

Dari pemeriksaan secara internal itu, Fajar menemukan beberapa bukti yang menunjukkan adanya hal yang tak wajar terkait iuran BPJS yang mengarah ke HLK. 

"Persoalan berakar dari perbuatannya HLK," imbuhnya. 

Baca Juga: 3 Cara Cek BPJS Kesehatan Dengan NIK Ternyata Mudah, Ini Panduannya!

Fajar juga minta memo internal dari Wali Kota Semarang untuk mengusut tuntas perkara HLK. Seingatnya, terduga pelaku dipecat sejak Februari 2022 lalu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait