Pameran Lukisan Mata Air Bangsa: Mentafsir Pemikiran Gus Dur dan Buya Syafii

Kontestasi politik Pemilu Presiden 2014 dan 2019 juga turut membelah jemaah sub kultur NU dan Muhammadiyah

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 31 Juli 2022 | 12:38 WIB
Pameran Lukisan Mata Air Bangsa: Mentafsir Pemikiran Gus Dur dan Buya Syafii
Gus Mus berfoto bersama Bhikku Sri Pannavaro Mahathera disela pameran “Mata Air Bangsa. Persembahan untuk Gus Dur dan Buya Syafii Maarif” di OHD Museum, Kota Magelang, Sabtu (30/7/2022). [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

SuaraJawaTengah.id - Malam tadi, Sabtu (30/7/2022) di OHD Museum, Kota Magelang, puluhan orang datang ‘menziarahi’ ide kemanusiaan dua tokoh besar Indonesia: Abdurrahman Wahid-Buya Safii Maarif. Mentafsir pemikiran kedua tokoh lewat bahasa seni rupa.  

Keduanya sama-sama pernah memimpin organisasi keagamaan terbesar yang menjadi kiblat mayoritas muslim Indonesia. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Meski akar NU dan Muhammadiyah tumbuh dari sulur ilmu yang sama yaitu Syaikhana Cholil Bangkalan, sub kultur kedua organisasi ini -terutama di tingkat bawah- sering diidentikan dengan saling beda pendapat.

Perbedaan argumen kebanyakan terkait khilafiyah yang tidak prinsip. Pada banyak hal, jamaah sub kultur NU dan Muhammadiyah sering mengambil sikap saling ‘memunggungi’.

Baca Juga:Pameran MANIFESTO VIII Hadirkan 108 Karya Perupa Indonesia

Perbedaan tafsir soal penentuan jatuh hari raya Idul Fitri, tahlil, dan yasinan,  kerap meruncing menjadi selisih saling hujat yang tak bermutu. Keributan terutama banyak terjadi di media sosial yang ‘jamaahnya’ terkenal gaduh dan berisik.

Kontestasi politik Pemilu Presiden 2014 dan 2019 juga turut membelah jemaah sub kultur NU dan Muhammadiyah. Residu polarisasi politik lewat label “cebong” dan “kampret” masih terasa hingga hari ini.

Lukisan yang Menggagas Pameran

Dari sini pameran bermula. Pada penghujung tahun 2020, pelukis G. Djoko Susilo mengirimkan foto karyanya kepada pemilik Museum OHD, dr Oei Hong Djien.

Di atas kanvas berukuran 127x147 centimeter, Djoko Susilo melukis wajah Buya Safii Maarif bersama Kiyai Mustafa Bisri (Gus Mus). Lukisan itu diberinya judul: Buya A. Syafii Maarif & Gus Mus.  

Baca Juga:Bulog Jamin Daging Kerbau Beku Impor Asal India Bebas PMK

Selain kepada dr Oei Hong Djien, Djoko Susilo juga mengirimkan foto lukisannya kepada Gus Mus. Lewat Dr Ahmad Alim Muttaqin, foto lukisan itu tiba ke tangan Buya Safii Maarif.

“Bagi saya pesannya sangat jelas: Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah harus berpikir besar, saling membantu dan saling bebagi. Pada lukian itu Gus Mus dan saya sama-sama dengan kepala terbuka. Keduanya pakai kacamata,” tulis Buya Safii yang artikelnya (dimuat harian Kompas, 5 Januari 2021).

Buya lalu mencari nomer telepon Djoko Susilo. Dia menghubungi pelukis yang belum pernah dikenalnya itu. Lewat sabungan telepon, Djoko menawarkan membuat lukisan ulang khusus untuk Buya Safii.

Lukisan itu menurut Buya Safii melampaui zaman yang memungkinkan munculnya corak baru tafsir Islam Indonesia pasca NU-Muhammadiyah. Corak Islam yang tidak tercemar oleh silang sengketa mazhab, sejarah, dan kepentingan politik.   

“NU dan Muhammadiyah mesti bergandengan tangan untuk menjaga keutuhan Indonesia dari segala macam tangan-tangan perusak, termasuk dari mereka yang memakai bendera agama.”

Buya Syafii Maarif dan Gus Mus kemudian setuju untuk menjabarkan lukisan itu dalam suatu pameran seni rupa. Sebanyak 32 seniman lintas agama dan kepercayaan ikut berpartisipasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak