Bak Saluran Air di Jepang, Warga Sapta Marga Semarang Sulap Selokan untuk Memelihara Ikan

Selokan air dijadikan media untuk memelihara ikan tak hanya bisa dijumpai di Jepang, di Kota Semarang hal itu juga bisa dijumpai.

Chandra Iswinarno
Senin, 01 Agustus 2022 | 15:15 WIB
Bak Saluran Air di Jepang, Warga Sapta Marga Semarang Sulap Selokan untuk Memelihara Ikan
Bentuk selokan dan ikan yang dipelihara di saluran air RT 02 RW 01 Sapta Marga 3 Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, oleh warga sekitar, Senin (01/08/22). [Suara.com/Aninda]

SuaraJawaTengah.id - Selokan air dijadikan media untuk memelihara ikan tak hanya bisa dijumpai di Jepang, di Kota Semarang hal itu juga bisa dijumpai, tepatnya di saluran air RT 02 RW 01 Sapta Marga 3 Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang.

Bahkan tak hanya satu jenis ikan saja, tercatata ada beberapa jenis yang dipelihara di saluran air di tengah pemukiman Saptamarga itu. Selain ikan hias seperti ikan koi, ikan konsumsi seperti lele, gurami, bawal dan ikan mas juga dipelihara di selokan tersebut.

Air di selokan itu sangat jernih, lantaran sumber air yang mengalir dari tampungan sumur artestis. Setiap pagi dan sore hari, ibu-ibu yang tergabung dalam Dasa Wisma (Dawis) RT 02 RW 01 Sapta Marga, merawat dan memberi makan berbagai jenis ikan di selokan tersebut.

Panjang aliran air tersebut mencapai 150 meter, yang diberi sekat untuk memelihara berbagai jenis ikan.

Baca Juga:Ini Umpan yang Dipakai Japrot saat Strike Ikan Mas Jumbo Penghuni Situ Kubang

Tak sembarangan para ibu rumah tangga tersebut memelihara ikan di selokan, bahkan mereka membagi ikan dalam beberapa klaster.

Misalnya ikan koi dan ikan emas, ditempatkan di selokan paling atas, lalu ikan dengan daya tahan lebih kuat dan bisa hidup di air kurang jernih ditempatkan di saluran lebih bawah misalnya bawal dan gurami.

Sementara ikan lele yang memiliki daya tahan paling kuat, ditempatkan di saluran paling jauh dari sumber air.

Tak hanya itu, kelompok ibu-ibu tersebut juga menjaga lingkungan sekitar saluran air. Bahkan jika dilihat, tempat tersebut seperti obyek wisata karena kebersihannya sangat terjaga.

Saat pagi hari, pengunjung akan melihat aktifitas para ibu rumah tangga memberi makan ikan yang dipelihara di saluran air di Sapta Marga itu. Satu di antaranya Suwarti, ia nampak telaten memberi makan dan merawat ikan yang dipelihara di saluran air tersebut.

Baca Juga:Peneliti Israel Latih Ikan Mas untuk Kendalikan Mobil

Sembari membawa kaleng berisi pelet atau makanan ikan, ia menuju ke selokan paling atas di mana tempat ikan koi dan ikan emas. Pelet tersebut ia sebar untuk ikan yang dipelihara, setelah selesai, Suwarti menuju ke sekat lainnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini