facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prediksi Cuaca dari BMKG, Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 05 Agustus 2022 | 07:35 WIB

Prediksi Cuaca dari BMKG, Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Ilustrasi hujan lebat di malam hari. BMKG memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Tengah pada Jumat (5/8/2022). [Istimewa]

BMKG memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Tengah pada Jumat (5/8/2022)

SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Jumat (5/8/2022).

Cuaca tersebut diprakirakan terjadi di Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Barat.

Cuaca serupa juga berpotensi melanda di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sementara wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau. Sedangkan Jawa Timur berpotensi mengalami angin kencang.

Baca Juga: Hasil Tes Pasien Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah Negatif

BMKG juga memberikan peringatan gelombang tinggi 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Utara Pulau Sabang, Perairan Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, dan Selat Sumba bagian Barat.

Gelombang tinggi itu juga berpotensi terjadi di Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur, Perairan Selatan Bali hingga Sumba, Samudra Hindia Barat Lampung, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat dan bidang pelayaran untuk memperhatikan peringatan gelombang tinggi tersebut. [ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait