facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pertamina Selidiki Penyebab Rembesan BBM di Jalur Pipa Cilacap-Bandung

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:26 WIB

Pertamina Selidiki Penyebab Rembesan BBM di Jalur Pipa Cilacap-Bandung
Pekerja dari PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo selaku pelaksana proyek pipa BBM Cilacap-Bandung (CB) 3 menggali area rembesan untuk mencari titik kebocoran pada pipa CB 1 di Dusun Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. [ANTARA/HO-Hutama Karya]

Lokasi itu terletak di Dusung Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kabupaten Cilacap.

SuaraJawaTengah.id - Pertamina hingga saat ini masih menyelidiki penyebab terjadinya rembesan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sekitar lokasi proyek pipa BBM Cilacap-Bandung (CB) 3.

Lokasi itu terletak di Dusung Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kabupaten Cilacap.

Rembesan BBM di tepi Sungai Jambu, Dusun Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, pertama kali diketahui warga pada hari Rabu (3/8/2022), pukul 04.30 WIB.

Saat itu, warga mencium bau BBM dan setelah cek ternyata berasal dari Sungai Jambu yang dilewati proyek pemasangan pipa BBM, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak-pihak terkait. 

Baca Juga: Anggota BPH Migas: Semakin Ditunda Pembatasan BBM Bersubsidi, Semakin Besar Kemungkinan Terjadi Kelangkaan

"Kami bersama pihak Kerja Sama Operasional (KSO) PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo selaku pelaksana proyek pipa CB 3 masih melakukan investigasi terhadap penyebab rembesan itu," kata Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho dilansir dari ANTARA, Sabtu (6/8/2022).

Pihaknya telah melokalisasi area rembesan yang dilanjutkan dengan penggalian tanah untuk mencari titik kebocoran pada pipa BBM yang rembes untuk dilakukan perbaikan. rembesan yang terjadi pada Rabu (3/8) dini hari tersebut diketahui berasal dari pipa CB 1.

"Pipa CB 1 dan CB 2 yang ada saat ini merupakan pipa multifungsi. Pipa tersebut dapat digunakan untuk menyalurkan gasoline (Pertalite, Pertamax, dan sebagainya) maupun gasoil (Solar, Dex, dan sebagainya) secara bergantian dari Cilacap menuju Bandung," katanya. Karena terjadi rembesan, lanjutnya, penyaluran BBM dari Cilacap menuju Bandung dialihkan melalui jalur pipa CB 2.

Terkait dengan jenis BBM yang rembes dan mengotori Sungai Jambu di Dusung Lengkong, Brasto mengatakan hal itu terdiri atas dua jenis yakni gasoil dan gasoline.

"Kebetulan masih ada sisa-sisa gasoil yang ikut keluar bersama gasoline karena memang pipa tersebut multifungsi," ujarnya.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini Hanya USD 88/Barel, Mungkinkah Harga BBM Turun?

Menurut dia, Pertamina telah berupaya melakukan penanganan terhadap dampak rembesan BBM tersebut terhadap lingkungan, salah satunya dengan melokalisasi dan menyedot BBM yang mengotori Sungai Jambu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait