Menekan Laju Inflasi, Presiden Jokowi Minta Daerah Pakai Anggaran Tidak Terduga

Presiden Jokowi meminta pemerintahdaerah untuk memakai pos anggaran belanja tidak terduga dalam APBD masing-masing untuk menekan laju inflasi

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Menekan Laju Inflasi, Presiden Jokowi Minta Daerah Pakai Anggaran Tidak Terduga
Ilustrasi laju inflasi. Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah untuk memakai pos anggaran belanja tidak terduga dalam APBD masing-masing untuk menekan laju inflasi. (Shuttersatock)

"Tanyakan di daerah kita apa yang harganya naik, yang menyebabkan inflasi. Bisa saja beras, bisa. Bisa saja tadi bawang merah, bisa. Bisa saja cabai. Tim Pengendali Inflasi Pusat cek daerah mana yang memiliki pasokan cabai melimpah atau pasokan beras melimpah, kemudian disambungkan. Ini harus disambungkan," kata Presiden.

Presiden meyakini apabila segenap pemerintah daerah terus bekerja bersinergi dengan tim pengendalian inflasi maka dapat kembali menekan inflasi di bawah 3 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Waluyo menyampaikan bahwa tingkat inflasi di Indonesia per Juli 2022 mencapai 4,94 persen melebihi batas atas sasaran 3 persen plus minus 1 persen.

Perry menjabarkan bahwa hal itu terutama disebabkan tingginya inflasi kelompok pangan yang bergejolak mencapai 11,47 persen melampaui proyeksi 5-6 persen.

Baca Juga:Lyodra Ginting Teriak Papua Merdeka di Depan Jokowi dan Pejabat Negara, Ngabalin: Ada Spasi Baru Merdeka

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini