Viral Paksa Pedagang untuk Sedekahkan Warung Makan, Ceramah Ustaz Yusuf Mansyur Dikecam Warganet

Dalam video singkat itu menayangkan ustaz Yusuf Mansyur tengah berceramah di atas panggung.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 26 September 2022 | 08:00 WIB
Viral Paksa Pedagang untuk Sedekahkan Warung Makan, Ceramah Ustaz Yusuf Mansyur Dikecam Warganet
Ustaz Yusuf Mansyur. (Suara.com/Arry)

SuaraJawaTengah.id - Beredar unggahan video ustaz Yusuf Mansyur memaksa pedagang soal sedekah mematik perhatian warganet di sosial media.

Unggahan video ustaz Yusuf Mansyur tersebut diketahui dari akun TikTok @detektif.dhi.

Dalam video singkat itu menayangkan ustaz Yusuf Mansyur tengah berceramah di atas panggung.

Mengenakan pakaian serta peci berwarna hitam. Ustaz Yusuf Mansyur terdengar menyampaikan wejangan soal sedekah.

Baca Juga:Ngeri! Emak-Emak Berdaster Ngaku Ditabrak, Cegat Motor hingga Rampas Tas Pengendara Wanita

"Bagaimana supaya masakan padang atau warung ini bisa berkembang dengan cepat? Gampang warung satu-satunya langsung ibu sedekahin," kata ustaz Yusuf Mansyur.

"Insya Allah bangkrut tuh langsung, kata siapa? Kata yang nggak demen sama ilmu sedekah," sambungnya.

Seolah seperti memaksa, ustaz Yusuf Mansyur terus menganjurkan pedagang jika mau sukses harus berani mensedekahkan seluruh warung makannya.

"Kamu punya warung satu, satu-satunya kamu sedekahin dimana otakmu. Bilang sama dia kalau sedekah emang nggak pakai otak, kalau sedekah pakai otak nggak bakal jadi," beber ustaz Yusuf Mansyur.

Unggahan video ustaz Yusuf Mansyur tersebut langsung diserbu komentar warganet. Banyak dari mereka yang mengecam konsep sedekah dengan memaksa.

Baca Juga:Ustadz Abdul Somad Ungkap Keutamaan Sedekah Diam-Diam

"Warung hasil pencarian di sedekahin, ya ikhtiarnya gimana?," heran akun @ardian**.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak