Ratusan Warga Banjarnegara Geruduk Balai Desa Lengkong, Tuntut Kades Turun Jabatan Karena Ketahuan Mesum

Ratusan warga desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah geruduk balai desa, pada Rabu (28/9/2022)

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 28 September 2022 | 10:48 WIB
Ratusan Warga Banjarnegara Geruduk Balai Desa Lengkong, Tuntut Kades Turun Jabatan Karena Ketahuan Mesum
Ratusan warga Lengkong, Rakit Banjarnegara desak Kadesnya mengundurkan diri. [Suara.com / Citra Ningsih]

SuaraJawaTengah.id - Ratusan warga desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah geruduk balai desa, pada Rabu (28/9/2022).

Warga desa lengkong berbondong-bondong membawa poster dan berunjuk rasa menuntut kepala desa untuk diberhentikan.

"Kami malu punya lurah yang tak punya malu," tulis salah satu poster yang dibawa warga.

Suasana sempat memanas ketika warga mendesak untuk menutup kantor desa. Sebab, sampai hari ini, kades Lengkong masih aktif bekerja.

Baca Juga:Tilep Uang Pembangunan Setengah Miliar Lebih, Mantan Kades di Banyumas Ditangkap Polisi

Salah satu tokoh masyarakat, Muhammad Badawi mengatakan, kadesnya sudah melanggar kode etik dan mengingkari janjinya untuk mengundurkan diri.

"Tentu ada kesalahan, kalau tidak ada kesalahan warga tidak sampai melakukan aksi begini. Kesalannya karena pak kades sudah mengingkari janjinya untuk mengundurkan diri jika mengulangi kesalahan lagi," sebutnya saat ditemui di lokasi, Rabu (28/9/2022).

Ketika ditanya tentang kesalahan kades, warga dengan kompak menjawab pelanggaran kode etik taitu berzina.

"Ya ! (Selingkuh), berzina!," seru warga menjawab kompak.

Soimah, warga desa Lengkong juga mengungkapkan kekesalannya lantaran kesalahan kades bukan terjadi sekali.

Baca Juga:Kades Ngamuk Caci Maki Guru SD untuk Bela Warganya, Berakhir Minta Maaf Usai Viral, Publik: Lagu Lama

"Kesalahannya rakyat lengkong sudah tahu semua, ini masalah kode etik. Warga sudah memantau dan bukan rahasia lagi," kata dia.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak