ATVSI Pastikan Siaran Televisi Digital Gratis untuk Masyarakat

ATVSI) memastikan siaran televisi terestrial digital tersedia secara gratis, tidak dipungut biaya

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:58 WIB
ATVSI Pastikan Siaran Televisi Digital Gratis untuk Masyarakat
Migrasi ke tv digital akan dimulai pada Agustus 2021. Foto: Ilustrasi berbagai saluran televisi. [Antara]

SuaraJawaTengah.id - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) memastikan siaran televisi terestrial digital tersedia secara gratis, tidak dipungut biaya.

"Ini (siaran televisi) tetap gratis walaupun pindah ke digital," kata Sekretaris Jenderal ATVSI Gilang Iskandar dikutip dari ANTARA pada Kamis (6/10/2022). 

Siaran televisi digital bersifat free-to-air, sama seperti siaran televisi yang biasa ditonton sehari-hari. Siaran free-to-air bersifat gratis, berbeda dengan siaran televisi kabel atau layanan video-on-demand yang memungut biaya berlangganan.

"Memakai antena, siaran ini bisa diterima antena luar atau dalam," kata Gilang.

Baca Juga:Mendagri Minta Kepala Daerah Melek Digital: Yang Tidak Adaptif akan Tertinggal

Antena yang digunakan untuk menonton siaran televisi terestrial digital adalah perangkat yang sama dengan yang digunakan selama ini.

Untuk bisa menonton siaran televisi terestrial digital, masyarakat perlu menggunakan perangkat televisi digital. Jika tidak memiliki televisi digital, masyarakat bisa menggunakan set top box untuk disambungkan ke televisi analog.

Set top box menghubungkan perangkat televisi dengan antena, kemudian alat itu mengubah transmisi dari siaran digital supaya bisa ditangkap perangkat televisi analog.

Indonesia berkomitmen migrasi dari siaran televisi analog ke digital secara nasional tahun ini. Undang-Undang Nomor 11 Tentang Cipta Kerja mengamanatkan migrasi ke siaran digital selesai paling lambat 2 November.

Kementerian Komunikasi dan Informatika semula menjadwalkan Analog Switch-Off (ASO) dimulai pada 2021 dibagi dalam lima tahap, namun, terkendala pandemi. Kementerian akhirnya mengubah rencana ASO menjadi tiga tahap mulai April 2022.

Baca Juga:Punya Peranan Penting, Sri Mulyani: UMKM Wajib Masuk Ekosistem Digital

Kementerian Kominfo akhirnya menggunakan skema berganda (multiple) ASO, berfokus pada kesiapan infrastruktur multipleksing, kesiapan perangkat set top box dan keberadaan siaran televisi terestrial analog di wilayah siaran.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak