Selain itu, Ganjar juga meminta Kades mendata anak-anak yang kehilangan peralatan sekolah. Nantinya, seragam, buku, sepatu dan alat lain yang hanyut akan dibantu.
"Saya minta didata berapa anak sekolah yang kehilangan peralatannya, tadi saya lihat ada yang nggak sekolah karena nggak punya seragam. Dan yang paling penting saya minta ke Kades agar memastikan suplai logistik tidak boleh kurang," pungkasnya.
Sementara itu, Ali,40, salah satu korban banjir mengatakan sangat senang didatangi Ganjar. Menurutnya, kehadiran Ganjar diharapkan dapat membantu persoalan warga.
"Ya senang sekali didatangi pak Ganjar, harapannya nanti dibantu mulai perbaikan rumah sampai kebutuhan lain termasuk kebutuhan anak sekolah," katanya.
Baca Juga:Lawan Anies di Pilpres, PDIP Kehabisan Stok Kader! Muncul Nama Megawati
Ali mengatakan, banjir bandang datang begitu cepat pada Rabu pukul 19.00 WIB. Ia tidak bisa menyelamatkan harta benda, hanya bisa berlari menyelamatkan nyawa keluarga.
"Ya harapannya juga pak Ganjar bisa merealisasikan penaludan sungai, karena ini belum ditalud. Juga bisa dinormalisasi agar lebih dalam," pungkasnya.
Di Desa Kemiriamba, Ganjar mengecek talud sungai yang jebol. Di lokasi sudah dibuat tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir. Ganjar meminta agar tanggul segera diajukan dan segeta dibangun permanen supaya warga lebih aman.