Kisah 'Sport Supaya Sehat' Klub Amatir Tertua yang Menginisiasi Berdirinya PSSI Semarang

Klub bernama Sport Supaya Sehat (SSS) itu ternyata turut menginisiasi lahirnya PSIS Semarang, ini ulasannya

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 13:30 WIB
Kisah 'Sport Supaya Sehat' Klub Amatir Tertua yang Menginisiasi Berdirinya PSSI Semarang
Para pemain SSS yang mayoritas anak usia dini sedang latihan rutin di Lapangan Sidodadi, Selasa (1/8/2023). [Suara.com/Ikhsan]

SuaraJawaTengah.id - Diujung timur Kota Semarang terdapat klub amatir tertua yang masih aktif membina sepak bola usia dini. Klub bernama Sport Supaya Sehat (SSS) itu ternyata turut menginisiasi lahirnya PSIS Semarang. Bahkan usianya lebih tua dari federasi sepak bola Indonesia, PSSI.

Saya mencoba menelusuri jejak sejarah SSS dengan bertemu Samsuri di lapangan Sidodadi, Selasa (1/8). Lelaki berusia 67 tahun itu membenarkan kalau SSS adalah klub tertua di Kota Lunpia.

"Betul (klub tertua) informasinya saya mengacu pada lembaran arsip ini," kata Samsuri sembari menyodorkan lembaran kertas berisikan sejarah berdirinya SSS.

Berdasarkan arsip tersebut diceritakan penggerak berdirinya SSS seorang guru sekaligus atlet lari ternama tanah air bernama Erling. Dia selalu menganjurkan pemuda Semarang khususnya di wilayah timur untuk giat berolahraga.

Baca Juga:Tak Ingin Terkena Sanksi Lagi, Bos PSIS Semarang Minta Para Suporter Jangan Datang di Laga Away

Lambat laun, pemuda-pemuda yang gemar berolahraga itu kemudian mendirikan klub sepak bola 'Tot Ons Doel' yang artinya kurang lebih 'untuk tujuan bersama' pada tanggal 28 Mei 1928. Kemunculan tim yang dinahkodai oleh Erling itu pun mendapat sambutan positif dari masyarakat kalangan muda hingga tua.

Kebetulan saat zaman penjajahan Belanda, warga pribumi Kota Semarang tidak leluasa dalam berolahraga. Perjuangan mereka memainkan sih kulit bundar juga tidak mudah. Sebelum berlatih, mereka harus mencangkuli rumput lapangan yang panjang.

"Dulu latihan di lapangan Krakatau Jalan Dr. Cipto. Kalau sekarang tempatnya udah berubah jadi pom bensin," jelas Samsuri.

Setelah mengetahui ada klub sepal bola yang mirip dengan 'Tot Ons Doel'. Klub ini akhirnya lebih memilih mengganti nama 'Sport Supaya Sehat' sampai sekarang. Tetapi kala itu namanya masih menggunakan bahasa Belanda.

PSIS Semarang Lahir

Baca Juga:Siap Hadapi Madura United, PSIS Semarang Bawa 21 Pemain, Fortes dan Marukawa Absen

Perkembang sepak bola di Semarang Timur terus tumbuh merambah ke daerah-daerah lainnya. Banyaknya pertandingan sepak bola antar klub, ternyata menarik perhatian cendikiawan dan dokter untuk mendirikan klub yang mengatasnamakan Kota Semarang.

Dua tahun pasca SSS berdiri, terbentuklah sebuah klub yang menjadi indentitas masyarakat Kota Atlas bernama Voetbal Bond Indonesia (VIS). Sedangkan untuk home base latihan dan bermain sepak bola di lapangan karimata yang kini digunakan sebagai lokasi penyedot banjir.

SSS beserta delapan klub amatir lainnya turut berjasa atas berdirinya VIS. Tak lama setelah itu, berdirilah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tanggal 19 April 1930. Dua tahun kemudian, tepatnya tanggal 18 Mei 1932, VIS berganti nama menjadi Persatuan Sepakbola Semarang (PSIS).

"Banyak jebolan SSS yang memperkuat PSIS Semarang. Latihannya tiga kali dalam seminggu di lapangan sidodadi. Untuk pembinaan kita menekankan ke passing dan kontrol. Kalau heading dan shotting hanya 20 persenan," imbuh Samsuri.

Samsuri melanjutkan saat ini SSS bisa dibilang sebagai klub favorit yang banyak diminati anak-anak Kota Semarang. Tercata dari kelompok umur 6-20 tahun terdapat 320 anak-anak yang mengikuti pembinaan sepak bola di SSS.

Setiap bulannya anak-anak yang mengikuti latihan sepak bola di SSS harus membayar SPP setiap bulannya sebesar Rp150 ribu. Samsuri juga berkomitmen ingin mencetak pesepak bola yang handal agar setiap tahunnya ada yang tembus ke PSIS Semarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak