Minta Warga Tak Panik, Pemkot Semarang Pastikan Harga Cabai Masih Terkendali

Sebelumnya, harga cabai di sejumlah daerah mengalami kenaikan seiring musim kemarau dampak fenomena El Nino.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 05 November 2023 | 16:00 WIB
Minta Warga Tak Panik, Pemkot Semarang Pastikan Harga Cabai Masih Terkendali
Ilustrasi pedagang cabai merah di pasar. [ANTARA]

SuaraJawaTengah.id - Pemkot Semarang memastikan harga komoditas cabai di pasaran sampai saat ini masih terkendali.

Sebelumnya, harga cabai di sejumlah daerah mengalami kenaikan seiring musim kemarau dampak fenomena El Nino.

Plt Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kota Semarang Bambang Pramusinto, menyebutkan bahwa harga cabai masih terkendali.

"Berdasarkan hasil pemantauan harga di beberapa pasar tradisional pada minggu ini rata-rata mengalami kenaikan. Kisaran harga sekitar Rp60.000-75.000 per kilogram," kata Bambang dilansir dari ANTARA, Minggu (5/11/2023).

Baca Juga:Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik Jelang Idul Adha

Data dari Kementerian Perdagangan bahwa sepanjang Oktober 2023 rata-rata harga cabai rawit merah secara nasional mencapai Rp55.934 per kilogram atau naik 37,8 persen dibanding bulan sebelumnya (month on month-MoM).

Cabai merah keriting naik 11,3 persen (MoM) menjadi Rp45.241 per kg, dan harga cabai merah besar naik 7,8 persen menjadi Rp43.138 per kg.

Diakui Bambang, kemarau panjang dan cuaca panas sebagai dampak fenomena El Nino menyebabkan panen tidak maksimal sehingga mendorong kenaikan harga cabai di pasaran.

Namun, kata dia, belum akan dilakukan intervensi terhadap harga cabai karena kenaikannya belum terlampau ekstrem, kecuali sudah sampai di atas 50 persen.

Kalau kenaikan harga cabai sudah di atas 50 persen, ia mengatakan Dishanpan Kota Semarang akan segera berkoordinasi dengan Dishanpan provinsi untuk melakukan intervensi harga.

Baca Juga:Harga Pangan Mulai Turun Usai Lebaran, Cek Daftarnya

Ia mengatakan Pemkot Semarang terus mengupayakan pengendalian inflasi melalui penyelenggaraan pasar murah dan pemantauan harga pasar, sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

"Pengawasan telah intensif dilakukan di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Bulu dan Pasar Karangayu. Stok cabai masih aman sampai dua bulan ke depan," ujar dia.

Menurut dia, upaya yang dilakukan Pemkot Semarang, khususnya melalui Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) cukup membantu menjaga lonjakan harga komoditas di pasaran.

Untuk cabai, misalnya, masyarakat bisa mendapatkan tiga kemasan sayur berbeda jenis cukup dengan harga Rp10.000, termasuk di dalamnya ada cabai yang bisa dipilih.

"Hari ini, ada dua lokasi Pak Rahman. Besok (Senin, 6/11) di dua lokasi lagi. Pagi, di daerah Sembungharjo, siangnya di kawasan Pabrik Sango," paparnya.

Selain menyasar kantor kelurahan, kecamatan, dan tempat-tempat ibadah, kata dia, Pak Rahman juga menyasar kawasan pabrik untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak