Selain itu, Seno Gedhe juga menyinggung soal suara PDIP di Boyolali sangat kuat. Bahkan ada anggapan Kota Susu itu sebagai pusatnya kandang banteng di Jawa Tengah
Hal itu kemudian diresahkan oleh tim pemenangan pasangan Prabowo-Gibran. Sebab suara mereka di Boyolali cukup rendah.
"Di Boyolali nggak sehebat itu artinya wah sulit ditembus. Mereka aja yang nggak sungguh-sunguh," tuturnya.
Seno Gedhe lantas membeberkan sedikit rahasia Boyolali jadi lumbung untuk PDIP. Salah satunya dengan melakukan pendekatan yang berbeda dari tempat lain.
"Disana nggak bisa sesuatu yang instan beli suara dengan ngasih sembako. Itu nggak bisa. Mereka cerdas kok, karena pemimpin di Boyolali memberi contoh bupati dan wakil bupati tidak korupsi, anggota DPR jangan jadikan beban rakyat," bebernya.
Jika ada politikus yang masih melakukan cara kuno tersebut. Diyakini Seno Gedhe orang-orang Boyolali tidak akan memilih dia.
"Sembako dan uang tetap mereka diterima. Tapi orang Boyolali akan senyum-senyum untuk milihnya nanti dulu," tukasnya.
Kontributor : Ikhsan
Baca Juga:Tak Janjian, Gibran Tanggapi Kedatangannya ke Pabrik Sritex dengan Ganjar Pranowo