Bakso Doa Ibu
Bakso Doa Ibu didirikan oleh Ibu Hj. Siti Fatimah pada tahun 1997. Beliau terinspirasi oleh doa yang selalu dipanjatkannya, yaitu agar dapat membantu orang lain melalui usaha yang ia rintis. Dari situlah lahirlah Bakso Doa Ibu, yang kini telah menjadi ikon kuliner Semarang dengan kisah inspiratifnya.
Bakso Doa Ibu menyajikan bakso dengan cita rasa khas yang tak lekang oleh waktu. Kuahnya yang gurih dan bening terbuat dari kaldu sapi yang direbus selama berjam-jam, menghasilkan rasa yang meresap sempurna. Baksonya pun terbuat dari daging sapi pilihan, dengan tekstur yang empuk dan juicy saat digigit. Buat yang tertarik, lokasi Bakso Doa Ibu ada di Jalan Cendrawasih No.18, Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah.
Bakso Pak Paino
Baca Juga:Pelayanan Publik Tetap Jalan, Sekda Kota Semarang Bungkam Soal Penggeledahan KPK
Warung Bakso Pak Paino ini telah menjadi primadona bagi para pecinta kuliner, tak hanya di Semarang, tetapi juga di seluruh Jawa Tengah. Rahasia kelezatan Bakso Pak Paino terletak pada resep turun-temurun yang telah terjaga selama puluhan tahun.
Kuahnya yang bening dan gurih terbuat dari kaldu tulang sapi yang direbus selama berjam-jam, menghasilkan rasa yang meresap sempurna. Baksonya pun terbuat dari daging sapi yang empuk dan enak untuk disantap. Bakso Pak Paino memiliki banyak cabang di Semarang, salah satunya cabang yang beralamat di Jl. Gajahmungkur Selatan No.1, Semarang Barat.
Semarang menawarkan berbagai pilihan bakso yang lezat dan menggoda selera. 5 rekomendasi di atas hanya sebagian kecil dari kekayaan kuliner bakso di Semarang.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga:Giliran Gedung Pandanaran Digeledah KPK, Sejumlah Kepala Dinas Diperiksa