PSIS Semarang Harus Belajar dari Manchester United: Investor Baru Belum Tentu Bisa Memperbaiki Tim

PSIS Semarang kini tengah menghadapi tantangan dalam mempertahankan performa terbaiknya di Liga 1 Indonesia

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 01 Oktober 2024 | 20:24 WIB
PSIS Semarang Harus Belajar dari Manchester United: Investor Baru Belum Tentu Bisa Memperbaiki Tim
Ilustrasi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri. [Suara.com/Budi AR]

Mengambil contoh Manchester United yang masih terus berjuang menemukan kembali dominasi di era sepak bola modern, PSIS harus berhati-hati dalam menetapkan harapan, dan fokus pada pembangunan yang berkelanjutan demi meraih kesuksesan di masa depan.

Kapan PSIS Pulang? 

PSIS Semarang memang mendapatkan hasil negatif saat berstatus sebagai tim musafir di Liga 1 2024/2025. Evaluasi jelas diperlukan untuk memperbaiki performa tim, salah satunya pulang ke Stadion Jatidiri.

Suara.com mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi. Ia menyebut, proses renovasi stadion tersebut sudah selesai.

Baca Juga:Promo Menarik Menanti, Beli Tiket BRI Liga 1 di BRImo Sekarang

"Pekerjaan sudah selesai, proses serah terima pekerjaan kemungkinam bulan desember," ujarnya saat dihubungi pada Senin (30/9/2024).

Namun demikian Agung menyebut penggunaan stadion Jatidiri sebagai kendang PSIS Semarang belum menjadi pembahasan.

"Belum ada informasi mas," tulisnya melalui pesan singkat.

PSIS Semarang akan menghadapi 3 laga berat pasca FIFA Matchday dengan menjalani laga tandang.
PSIS Semarang akan menghadapi 3 laga berat pasca FIFA Matchday dengan menjalani laga tandang.

Sebelumnya pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius sempat mengungkapkan kerinduannya untuk kembali bermain di rumah mereka, Stadion Jatidiri.

"Saya lebih senang bermain di Stadion Jatidiri karena itu kandang kami yang punya atmosfer tersendiri, ditambah dukungan penuh dari suporter," kata Agius.

Baca Juga:Adi Satryo dapat Panggilan Timnas Indonesia, Bakal Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia

Senada dengan manajemen Laskar Mahesa Jenar. Wisnu Adi selaku Manajer Operasional PSIS, mengungkapkan bahwa menjadi tim musafir memberikan kerugian bagi klub yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Bola

Terkini