Pendidikan Gratis di Kota Semarang, Menjawab Amanat Konstitusi? Ini Pandangan Akademisi

Pendidikan Gratis Kota Semarang menurut pandangan akademisi

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 05 Oktober 2024 | 20:23 WIB
Pendidikan Gratis di Kota Semarang, Menjawab Amanat Konstitusi? Ini Pandangan Akademisi
Ilustrasi anak SD. (Unsplash.com/ Bayu Syaits)

SuaraJawaTengah.id - Prof. Dr. Masrukhi, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), menyoroti pentingnya pendidikan gratis sebagai bagian dari amanat konstitusi. Namun, ia mengajak untuk mendefinisikan ulang makna "gratis" dalam konteks pendidikan. 

Menurutnya, pembebasan SPP hanyalah salah satu dari banyak komponen biaya pendidikan.

Sekolah gratis adalah langkah yang baik. Namun, jika hanya SPP yang dibebaskan, ini hanya membantu sebagian kecil beban masyarakat. Berdasarkan riset, biaya pendidikan terdiri dari 18 komponen, termasuk buku, seragam, transportasi, dan uang jajan. Kontribusi SPP terhadap pengurangan beban orang tua hanya 19,34%,” jelas Masrukhi saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/10/2024). 

Pendekatan subsidi silang juga diusulkan sebagai alternatif untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik. Masrukhi mengusulkan bahwa mereka yang mampu secara ekonomi harus tetap berkontribusi, sementara yang tidak mampu mendapatkan akses gratis secara penuh. 

Baca Juga:Lokasi Kantor BRI di Semarang Di Mana Saja? Cek Selengkapnya di Sini!

“Yang tidak mampu harus mendapatkan pendidikan gratis, tapi yang mampu sebaiknya ikut membantu biaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tambahnya.

Kebijakan Pendidikan Gratis di Kota Semarang

Di tingkat pemerintah daerah, program pendidikan gratis terus berjalan untuk sekolah negeri di Kota Semarang. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan bahwa sejumlah sekolah swasta juga mendapatkan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini, terdapat 41 TK, 47 SD, dan 41 SMP swasta di Semarang yang telah menerima subsidi, dengan anggaran bervariasi tergantung jenjang pendidikan.

Dengan alokasi anggaran mencapai Rp23,2 miliar, kebijakan ini terus didorong agar lebih banyak anak-anak di Semarang, terutama dari keluarga kurang mampu, bisa merasakan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Baca Juga:Cumi-cumi Darat di Semarang: Yoyok Sukawi Buktikan Sendiri Keluhan Warga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak