Survei Indoriset: Elektabilitas Yoyok-Joss Unggul 62%, Jaguar Tertinggal Jauh di Pilwakot Semarang

Elektabilitas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) unggul jauh dari pasangan nomor urut 1

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 10 Oktober 2024 | 16:54 WIB
Survei Indoriset: Elektabilitas Yoyok-Joss Unggul 62%, Jaguar Tertinggal Jauh di Pilwakot Semarang
Suasana FGD Fomos membedah hasil survei Pilwakot Semarang pada Kamis (10/10/2024). [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Elektabilitas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) unggul jauh dari pasangan nomor urut 1, Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin (Jaguar) dalam kontestasi Pilwakot 2024.

Berdasarkan hasil survei Indoriset Strategies, tingkat keterpilihan Yoyok-Joss sebesar 62 persen, unggul jauh di atas Jaguar dengan elektabilitas 17,5 persen. Masih ada 20 persen suara yang belum menentukan pilihan (undecided voters) dan hanya 0,5 persen berpotensi golput.

Hasil survei ini dipaparkan oleh peneliti Indoriset Strategies Mukhlis Raya dalam FGD “Membaca Peta Politik Pilwakot Semarang 2024 Jilid 5; Merebut Swing Voters". Acara ini digelar Forum Media Online Kota Semarang (FOMOS) di Rumah Popo Kota Lama Semarang, Kamis (10/10/2024) sore.

"Berdasarkan hasil survei, pasangan Yoyok-Joss memperoleh tingkat keterpilihan 62 persen, sedangkan pasangan Jaguar meraih 17.5 persen suara," ungkapnya saat memaparkan hasil survei dalam FGD tersebut.

Baca Juga:Tim Pemenangan Yoyok-Joss Ajak Komunitas Ojol Makan Siang Gratis

Mukhlis Raya mengatakan bahwa alasan utama responden memilih Yoyok-Joss adalah karena pengalaman, kinerja yang dinilai baik, serta kesesuaian visi dan misi. Faktor lain seperti asal daerah juga menjadi pertimbangan, meskipun tidak dominan.

Sementara di sisi lain, pemilih pasangan Agustina-Iswar juga mempertimbangkan visi, misi, pengalaman pasangan calon, dan kinerja. Namun partai politik pengusung dan gender lebih berperan dalam keputusan memilih.

"Pasangan Yoyok-Joss unggul di semua kategori pemilih berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan," ujar Mukhlis.

Menurutnya, jika melihat sisa masa kampanye, Yoyok-Joss lebih berpeluang besar untuk memperkuat elektabilitas, terutama dengan menarik pemilih yang belum menentukan pilihan. Sementara itu, pasangan Jaguar masih memiliki kesempatan untuk meraih simpati pemilih dengan mengoptimalkan mesin partai dan isu gender.

"Jumlah undecided voters yang mencapai 20 persen cukup signifikan, sehingga setiap calon perlu lebih mengefektifkan strategi kampanye untuk memaksimalkan potensi ini," ungkap Mukhlis.

Baca Juga:Pilkada 2024: Jokowi dan Gibran Akan Nyoblos di Jawa Tengah

Survei ini dilakukan pada 24 hingga 28 September 2024 dengan jumlah 440 responden warga Kota Semarang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Survei ini menggunakan metode multistage random sampling secara tatap muka dengan margin of error sebesar 4,77 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Merebut Suara Swing Voters

Dalam FGD ini, FOMOS menghadirkan dua narasumber untuk menganalisis bagaimana peluang swing voters atau pemilih yang dapat mengubah pilihan dalam memutuskan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada 27 November 2024 mendatang.

Pengamat aolitik asal Universitas Negeri Semarang (UNNES) Aris Munandar menekankan pentingnya memperhatikan swing voters. Menurutnya, swing voters cenderung tidak terikat pada ideologi partai dan bisa dipengaruhi isu-isu terkini serta gagasan yang ditawarkan kedua paslon.

"Swing voters akan melihat bagaimana paslon berkampanye, gagasannya yang disampaikan, misalnya terkait cara mengatasi banjir dan rob, mengatasi kemacetan, isu-isu tenaga kerja, infrastruktur, transportasi, dan lain-lain," ungkapnya.

Selain itu, kata Aris, swing voters juga cenderung lebih aktif mencari informasi terkait program-program kedua pasangan calon. Pilihan politik mereka cenderung berubah-ubah tergantung bagaimana kedua pasangan calon meyakinkan pemilih.

"Swing voters ini ada yang gampang dipengaruhi atau berpindah hati dan ada yang susah. Tergantung bagaimana paslon dan tim sukses menggiring mereka," ungkap Aris.

Sementara tokoh milenial Muhammad Shabiq Kamalul Haq yang juga Ketua HIPMI Pesantren Jawa Tengah menyoroti fenomena menarik dalam Pilwakot Semarang. Yakni kebutuhan soal kebutuhan spiritual generasi muda yang tidak disentuh kedua paslon.

Menurutnya, baik Yoyok-Joss dan Jaguar masih berfokus pada kebutuhan fisik atau jasmani dan cenderung mengabaikan unsur rohani. Pihaknya menyarankan kedua paslon untuk lebih menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan rohani.

"Misalnya isu tentang pencemaran lingkungan ini kan sebenarnya berkaitan dengan rohani, bagaimana masyarakat bisa hidup aman dan tenang terbebas dari banjir. Bagaimana mereka mendapatkan kasih sayang merasa diperhatikan," ungkap Shabiq.

Dengan hasil survei Indoriset Strategis, pemenang Pilwakot Semarang 2024 masih terbuka bagi kedua pasangan calon tergantung bagaiman keduanya memaksimalkan strategi kampanye dan meraih simpati pemilih, khususnya yang belum menentukan pilihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini