Borobudur Jadi Magnet Spiritualitas Dunia: Festival Lampion Waisak 2025 Serukan Damai dari Hati

Ribuan lampion warnai Waisak 2025 di Borobudur, simbol harapan dan perdamaian. Perayaan dihadiri ribuan umat Buddha dan masyarakat umum, tandai momen sakral.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 13 Mei 2025 | 08:07 WIB
Borobudur Jadi Magnet Spiritualitas Dunia: Festival Lampion Waisak 2025 Serukan Damai dari Hati
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir dalam festival lampion waisak 2025 di Candi Borobudur pada Senin (12/3/2025) malam. [Istimewa]
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir dalam festival lampion waisak 2025 di Candi Borobudur pada Senin (12/3/2025) malam. [Istimewa]
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir dalam festival lampion waisak 2025 di Candi Borobudur pada Senin (12/3/2025) malam. [Istimewa]

Sumarno juga menyampaikan harapannya agar perayaan Waisak dapat membawa manfaat besar, tidak hanya secara spiritual tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan ini punya dampak yang besar terhadap Magelang dan Jawa Tengah. Ke depan mudah-mudahan kegiatan ini bisa lebih besar lagi,” katanya.

Peringatan detik-detik Waisak yang berlangsung di altar pelataran Borobudur, tepat pada pukul 23.55.29 WIB, menjadi momen sakral.

Ditandai dengan pemukulan gong, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama: kelahiran, pencapaian Pencerahan Agung, dan wafatnya (Parinibbana).

Baca Juga:Bersiap Rayakan Waisak 2024, Biksu Thudong Sudah Sampai di Borobudur

Ketua Umum Mahabhudi, Biksu Samanta Kusala Mahastavira, menjelaskan bahwa setelah detik-detik Waisak, setiap majelis membaca doa secara bergiliran sebagai bentuk penghormatan dan harapan bersama.

“Tema ini sangat relevan pada zaman sekarang ini di mana kita tahu kondisi di dunia ini sedang mengalami berbagai konflik,” katanya menegaskan.

Perayaan juga diwarnai dengan pembagian air berkah, simbol kerendahan hati dan kesejukan batin, yang digunakan dalam puja bakti kepada Triratna dengan lantunan ayat-ayat suci.

Ritual Pradaksina oleh para biksu dan umat Buddha pun menjadi penutup yang khidmat dari rangkaian Tri Suci Waisak 2569 BE/2025.

Lewat cahaya lampion, doa-doa, dan langkah kaki para peziarah, Borobudur kembali mengukuhkan dirinya sebagai mercusuar perdamaian yang tak lekang oleh zaman.

Baca Juga:Merawat Simbol Spiritual Candi Borobudur, Payung Raksasa Hiasi Perayaan Waisak

Sebuah ruang spiritual yang bukan hanya menyatukan umat, tetapi juga menggerakkan dunia untuk kembali menemukan damai, mulai dari dalam hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini