Jarang Disorot Publik, Ini Dua Sosok di Balik Hidupnya Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Jawa Tengah

Ridwan & Yoyok Sukawi konsisten bangun fondasi sepak bola Jateng lewat pembinaan usia dini rutin & kompetisi terstruktur.

Galih Prasetyo
Rabu, 11 Februari 2026 | 18:00 WIB
Jarang Disorot Publik, Ini Dua Sosok di Balik Hidupnya Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Jawa Tengah
Dua figur yang konsisten membangun fondasi sepak bola Jawa Tengah dari akar rumput, yakni Muhammad Ridwan dan Yoyok Sukawi. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Muhammad Ridwan dan Yoyok Sukawi konsisten membangun fondasi sepak bola usia dini di Jawa Tengah.
  • Pembinaan diperkuat melalui Liga MJM dan rangkaian kompetisi rutin seperti Piala Yoyok Sukawi.
  • Kedua tokoh tersebut hadir dalam Grand Final U-18 Liga MJM pada Ahad, 8 Februari 2026.

SuaraJawaTengah.id - Pembinaan sepak bola usia dini di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Di balik berbagai kompetisi yang rutin digelar, terdapat dua figur yang konsisten membangun fondasi sepak bola dari akar rumput, yakni Muhammad Ridwan dan Yoyok Sukawi.

Komitmen keduanya kembali terlihat saat menghadiri Grand Final U-18 Liga MJM musim 2025/2026 yang mempertemukan Darul Amanah FA U-18 kontra PSIS Development U-18, Ahad (8/2/2026).

Di tengah atmosfer kompetisi yang penuh semangat, kehadiran dua tokoh ini menjadi simbol kuat dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda.

Baca Juga:5 Prompt Gemini AI: Foto Kamu Jadi Pemain Klub Sepak Bola Terkenal

Dari Legenda Lapangan hingga Arsitek Pembinaan

Nama Muhammad Ridwan telah lama identik dengan sepak bola Semarang. Sebagai mantan pemain nasional dan legenda klub, ia pernah merasakan atmosfer kompetisi tertinggi Tanah Air. Namun selepas gantung sepatu, Ridwan memilih jalan berbeda: terjun langsung membina pemain muda dan mendampingi berbagai kompetisi usia dini.

Di sisi lain, Yoyok Sukawi dikenal luas sebagai figur manajemen yang selama bertahun-tahun membangun PSIS Semarang secara profesional. Tak berhenti di level tim senior, ia juga konsisten mendorong lahirnya sistem pembinaan berjenjang agar regenerasi pemain berjalan berkelanjutan.

Meski berlatar belakang berbeda, keduanya dipersatukan oleh satu keyakinan: masa depan sepak bola tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dimulai sejak usia dini.

Ekosistem Pembinaan yang Berjalan Konsisten

Baca Juga:9 Arti Mimpi Sepak Bola, Pertanda Keberhasilan atau Tanda Masalah?

Liga MJM menjadi salah satu pilar utama pembinaan usia muda di Semarang. Namun kompetisi ini bukan satu-satunya.
Sepanjang tahun, proses pembinaan diperkuat melalui berbagai agenda rutin, di antaranya:

- kompetisi internal PSIS yang melibatkan 25 klub dan dibagi dalam dua kasta Liga 1 dan Liga 2 internal
- turnamen antar sekolah sepak bola Piala Yoyok Sukawi untuk kategori U-13, U-15, dan U-17
- Liga Mahesa Jenar Muda untuk kelompok U-16 dan U-18

- hasil pembinaan yang secara rutin diikutsertakan dalam ajang Piala Soeratin tingkat Jawa Tengah

Rangkaian kompetisi tersebut membentuk jalur pengembangan pemain yang terstruktur. Sebuah sistem pembinaan yang masih jarang dimiliki daerah lain secara konsisten.

Pada laga puncak U-18 Liga MJM, Ridwan dan Yoyok tidak hanya hadir sebagai penonton. Keduanya tampak berdialog dengan pelatih, pengelola kompetisi, hingga memberi motivasi langsung kepada para pemain muda.
Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan sepak bola tidak cukup dilakukan dari ruang rapat atau level profesional semata. Sepak bola harus hidup di tengah komunitas — tumbuh dari lapangan-lapangan sederhana tempat karakter dan mental juara dibentuk sejak dini.

Fondasi yang Layak Ditiru

Kontribusi Muhammad Ridwan dan Yoyok Sukawi memang jarang menjadi sorotan utama.

Namun melalui pembinaan usia dini yang konsisten dan berkelanjutan, keduanya telah membantu membangun fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Model pembinaan yang berjalan di Jawa Tengah ini pun layak menjadi referensi bagi daerah lain.

Bahwa prestasi jangka panjang akan lahir dari proses panjang yang dimulai dari akar rumput.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak