- Insiden perampasan kunci mobil rental oleh oknum debt collector terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Exit Tol Kaligawe, Semarang.
- Polisi telah menangkap enam orang pelaku penarikan mobil pada Selasa, 24 Februari 2026, di kantor pembiayaan terkait.
- Penyelidikan menunjukkan bahwa penarikan paksa tersebut terjadi akibat kesalahan identifikasi target penagihan oleh oknum DC.
SuaraJawaTengah.id - Video aksi sejumlah debt collector (DC) atau yang kerap disebut mata elang (matel) mencegat mobil rental dan merampas kuncinya di Exit Tol Kaligawe, Kota Semarang, viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu kemarahan publik karena dinilai meresahkan dan membahayakan pengguna jalan tol.
Polisi pun bergerak cepat. Enam orang telah ditangkap terkait insiden tersebut. Berikut rangkuman fakta yang perlu Anda simak.
1. Video Viral dari Media Sosial
Rekaman kejadian salah satunya diunggah akun Instagram @infodarisemarang. Dalam keterangan unggahan disebutkan:
Baca Juga:Kondisi Jalur Pantura Kaligawe Semarang pada H-2 Lebaran Mulai Kering, Begini Kondisinya
"Sejumlah orang yang diduga sebagai debt collector disebut mencegat sebuah mobil roda empat di jalur tol tersebut."
Korban diketahui merupakan pengendara asal Jepara yang menggunakan kendaraan sewaan dari salah satu jasa rental mobil. Video itu langsung menyebar dan memancing reaksi keras dari warganet.
2. Penghadangan Terjadi di Exit Tol Kaligawe
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, di pintu keluar Tol Kaligawe, Kota Semarang.
Menurut keterangan polisi, mobil yang dicegat merupakan Toyota Avanza warna hitam yang sedang digunakan oleh penyewa bersama beberapa rekannya. Saat hendak keluar tol, kendaraan tersebut tiba-tiba dihadang oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai debt collector.
Baca Juga:Viral Motor Pemudik Mogok Massal Akibat Terjang Banjir di Jalan Pantura Kaligawe Semarang
3. Debt Collector Tunjukkan Foto Pelat Nomor
Dalam video terlihat seorang pria dari luar mobil berbicara dengan pengemudi dan penumpang. Mereka menunjukkan foto pelat nomor kendaraan yang diduga sama dengan mobil yang sedang mereka cegat.
Pengemudi dan penumpang menjelaskan bahwa mobil tersebut adalah kendaraan rental yang mereka gunakan secara sah. Namun situasi tetap memanas.
Tak lama kemudian, seorang pria lain mengambil kunci mobil melalui celah jendela yang terbuka. Tindakan itu dilakukan secara paksa.
4. Penumpang Berteriak Minta Tolong
Setelah kunci berhasil direbut, pintu mobil dibuka dari luar. Orang-orang tersebut mencoba memaksa mengambil alih kendaraan.