- Mantan CEO Yoyok Sukawi mengonfirmasi bahwa PSIS Semarang telah menuntaskan seluruh sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA pada Sabtu (11/7/2026).
- Pihak manajemen PSIS telah memenuhi kewajiban kepada para mantan pemain terkait tiga perkara yang menyebabkan sanksi FIFA tersebut dijatuhkan.
- Pencabutan sanksi memungkinkan PSIS merekrut pemain baru untuk memperkuat skuad dalam persiapan menghadapi kompetisi sepak bola musim 2026/2027.
SuaraJawaTengah.id - Mantan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyebut penyelesaian seluruh sanksi registration ban FIFA menjadi salah satu pekerjaan besar yang akhirnya berhasil dituntaskan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuka jalan bagi Mahesa Jenar untuk lebih leluasa mempersiapkan skuad menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
"Alhamdulillah FIFA ban dua-duanya telah tuntas. Tugas saya hampir selesai untuk menyelesaikan semua kewajiban PSIS Semarang," kata Yoyok Sukawi di Semarang, Sabtu (11/7/2026).
Yoyok berharap persoalan administratif yang sempat membelit PSIS tidak lagi menjadi hambatan bagi manajemen dalam membangun kekuatan tim baru. Dengan dicabutnya sanksi FIFA, proses perekrutan dan pendaftaran pemain baru kini bisa dilakukan tanpa kendala.
Baca Juga:Spesialis Promosi! Widodo C. Putro Resmi Arsiteki PSIS Semarang di Liga 2, Target Wajib Balik Liga 1
"Semoga dengan selesainya ini persiapan PSIS jadi semakin lancar, dan perekrutan pemain jadi semakin masif. Sekarang pemain-pemain bagus sudah bergabung dengan PSIS Semarang," ujarnya.
Ia optimistis Mahesa Jenar mampu kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional pada musim mendatang.
"Mudah-mudahan Liga 1 segera tercapai. Bismillah sukses untuk PSIS Semarang," ucapnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang Fariz Julinar memastikan seluruh persoalan yang menyebabkan klub dijatuhi sanksi registration ban FIFA telah diselesaikan.
Fariz menjelaskan, terdapat tiga perkara yang menjadi dasar FIFA menjatuhkan larangan registrasi pemain kepada PSIS. Namun seluruh kewajiban terhadap para mantan pemain kini telah dipenuhi.
Baca Juga:PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes
"Kalau untuk banned FIFA kemarin ada tiga. Tiga-tiganya, update dari tim per kemarin, alhamdulillah sudah terselesaikan ke masing-masing pemain," katanya.
Pantauan di laman resmi FIFA juga menunjukkan nama PSIS Semarang sudah tidak lagi tercantum dalam daftar klub Indonesia yang dikenai sanksi registration ban. Manajemen telah berkoordinasi dengan PSSI dan operator kompetisi, I League, terkait pencabutan sanksi tersebut.
"Pencabutan banned sanksi dari FIFA sudah clear. Kita juga sudah koordinasi dengan PSSI dan operator kompetisi," ujar Fariz.
Dengan dicabutnya sanksi tersebut, PSIS kini dapat kembali mendaftarkan pemain baru tanpa hambatan. Manajemen bahkan tengah menunggu kedatangan sejumlah rekrutan anyar, termasuk tiga pemain asing yang diproyeksikan memperkuat tim.