Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak

Seorang remaja putri tewas terseret arus luapan Sungai Silandak saat hujan deras mengguyur Ngaliyan, Semarang. Banjir juga menyebabkan jalur Pantura sempat terendam dan lumpuh

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:06 WIB
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
Petugas SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam.di Sungai Silandak, Kota Semarang, Jumat, menyusul hujan deras yang melanda wilayah itu.[ANTARA/HO-BPBD Kota Semarang]
Baca 10 detik
  • Seorang remaja putri berusia 15 tahun meninggal dunia akibat terseret arus Sungai Silandak di Ngaliyan, Semarang, Jumat malam.
  • Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sejauh dua kilometer dari lokasi awal hanyut saat banjir melanda wilayah tersebut.
  • Hujan deras menyebabkan luapan sungai menggenangi Kecamatan Ngaliyan serta melumpuhkan akses lalu lintas di jalur vital Pantura Mangkang.

SuaraJawaTengah.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Jumat malam membawa petaka. Seorang remaja putri berusia sekitar 15 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan Sungai Silandak di wilayah Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan.

Tragedi ini terjadi saat hujan lebat memicu kenaikan debit air secara drastis di sejumlah sungai di wilayah Ngaliyan. Korban diduga kuat hanyut terseret aliran sungai yang meluap di sekitar Kawasan Industri Candi Semarang.

"Korban perempuan, usia sekitar 15 tahun," konfirmasi Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Martanto.

Pencarian yang dilakukan oleh warga dan tim SAR gabungan berakhir duka. Jenazah remaja malang tersebut ditemukan sekitar 2 kilometer dari titik awal ia diperkirakan hanyut, menunjukkan betapa kuatnya arus sungai saat kejadian. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh tim Inafis Polrestabes Semarang.

Baca Juga:BMKG: Semarang Berpotensi Berawan Tebal Hari Ini, Warga Diimbau Tetap Waspada

Banjir Kepung Ngaliyan dan Pantura 

Hujan deras pada Jumat malam tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan sejumlah wilayah di Semarang.

Luapan sungai-sungai di Kecamatan Ngaliyan menyebabkan genangan parah di berbagai titik.

Bahkan, jalur vital Pantura Semarang di wilayah Mangkang yang menghubungkan ibu kota Jawa Tengah dengan Kabupaten Kendal sempat terendam banjir, mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.

Baca Juga:Tepis Isu Pelemahan Ekonomi, Ismaya Group Justru Agresif Ekspansi Kuliner di Semarang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak