Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur

Konflik geopolitik global hambat kehadiran delegasi mancanegara di acara doa perdamaian Majelis Agama Buddha Tantrayana Indonesia di Candi Borobudur menjelang Waisak 2026.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:04 WIB
Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur
Para umat Buddha Nyingma Monlam Chenmo Indonesia melakukan doa bersama di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/5/2026). [ANTARA/Heru Suyitno]
Baca 10 detik
  • Majelis Agama Buddha Tantrayana Indonesia menyelenggarakan doa bersama untuk perdamaian dunia dan NKRI di Candi Borobudur, Magelang.
  • Ketegangan geopolitik internasional menyebabkan gangguan penerbangan sehingga membatalkan kehadiran sejumlah delegasi mancanegara pada acara menjelang Waisak 2026.
  • Sebanyak 400 umat dari berbagai negara tetap hadir mengikuti rangkaian ritual doa dan akulturasi budaya lokal.

SuaraJawaTengah.id - Situasi panas geopolitik dunia ternyata memberikan dampak nyata hingga ke kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Acara doa aspirasi agung untuk perdamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dunia yang diselenggarakan oleh Majelis Agama Buddha Tantrayana Indonesia (MUNI) harus menghadapi kendala signifikan akibat ketegangan internasional yang melibatkan negara-negara besar.

Panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa konflik yang memanas di beberapa belahan dunia, khususnya yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, secara langsung mempengaruhi partisipasi delegasi internasional dalam acara sakral menjelang Waisak 2026 ini.

Awalnya, MUNI menargetkan kehadiran 500 hingga 700 peserta dari dalam dan luar negeri untuk bersama-sama memanjatkan doa di pelataran candi Buddha terbesar di dunia tersebut.

Baca Juga:Di Lembaga ini Warga Miskin Jateng Dilatih Gratis, Diberi Makan, Lalu Disalurkan ke Tempat Kerja

Ketua Perkumpulan Umat Nyingma Tantrayana MUNI, Lama Rama Santoso Liem, di Magelang, Kamis, menjelaskan bahwa situasi keamanan global yang tidak menentu menyebabkan gangguan pada jadwal penerbangan internasional, yang berujung pada pembatalan kehadiran sejumlah tamu penting.

"Akibat kendala penerbangan internasional yang tidak memungkinkan, puluhan peserta dari mancanegara terpaksa membatalkan perjalanan mereka meskipun telah melakukan registrasi dan konfirmasi kehadiran," katanya dikutip dari ANTARA pada Kamis (28/5/2026).

Kendati diadang hambatan logistik akibat situasi global, semangat untuk mendoakan perdamaian tidak surut.

Acara tersebut tetap dihadiri oleh sekitar 400-an umat Buddha yang berkomitmen tinggi.

Delegasi mancanegara yang berhasil menembus kendala dan terpantau hadir berasal dari kawasan Asia seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, Taiwan, Jepang, China, hingga benua Australia dan beberapa negara Eropa seperti Portugal, Prancis, dan Bulgaria.

Baca Juga:Jelang Idul Adha, PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban di 25 Lokasi

Sementara dari domestik, umat berdatangan dari Medan, Pekanbaru, Jambi, Bali, berbagai wilayah di Jawa, hingga Sulawesi.

Doa Khusus Kesejahteraan NKRI dan Akulturasi Budaya Jawa 

Di tengah bayang-bayang konflik global, ada hal khusus yang ditekankan dalam pelaksanaan doa bersama tahun ini. Lama Rama Santoso Liem menyampaikan bahwa selain fokus pada perdamaian dunia yang sedang terguncang, MUNI secara spesifik menyelipkan doa intensif demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di dalam negeri.

"Tahun ini, di luar doa aspirasi rutin, kami menambahkan doa khusus untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kami mendoakan seluruh rakyat NKRI agar selalu berada dalam kedamaian dan kemakmuran," katanya.

Rangkaian acara di kawasan Borobudur ini sendiri berlangsung khidmat. Dimulai pada hari pertama dengan upacara Nyingma Monlam Indonesia, kegiatan berlanjut dengan agenda spiritual dan budaya yang kental.

Pada Jumat malam (29/5), umat dijadwalkan melaksanakan ritual Larung Pelita Purnama Siddhi di aliran Sungai Progo. Puncaknya pada Sabtu pagi (30/5), akan digelar aksi "Merti Karuna Bumi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini