Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan

Inilah kisah Fikky Arif Ardianta, pria 37 tahun asal Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten yang kini bisa mempunyai usaha dengan omzet miliaran.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 09 Juni 2026 | 07:48 WIB
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan
Pendiri Futake Indonesia Fikky Arif Ardianta saat memberikan cerita perjuangannya saat Ngobrol Inspiratif : Anak Muda Bagian dari Solusi Negeri yang digelar Gerakan Solusi Indonesia (GSI) di Pendopo Pemkab Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (8/6/2026). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dari Bengkel Kecil ke Industri Nasional. Fikky membangun Futake dari nol hingga memiliki 300 karyawan dan ribuan produk manufaktur.
  • Pernah terlilit utang, Fikky bangkit dan membuktikan keberanian lebih penting dari modal.
  • Menurut Fikky, relasi, branding digital, dan AI menjadi kunci memenangkan persaingan bisnis.

SuaraJawaTengah.id - Dari desa, belum tentu akan biasa-biasa saja, justru dari desa inilah bisa mengukir mimpi dan bermanfaat untuk sesama.

Inilah Fikky Arif Ardianta, pria 37 tahun asal Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

Local Hero Gerakan Solusi Indonesia asal Klaten itu, mengawali mimpinya dari nol atau bawah. Dia memulai kiprah dari sebuah bengkel permesinan dan pengecoran logam skala kecil.

"Benar dari nol. Semua saya sendiri mulai tahun 2000. Ya ngecat, ngepas dan dempul sendiri. Tak hanya itu, juga jadi seles sendiri," kata dia saat bertema Ngobrol Inspiratif : Anak Muda Bagian dari Solusi Negeri yang digelar Gerakan Solusi Indonesia di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (8/6/2026).

Baca Juga:Transformasi Desa Tugu Selatan Lewat Program BRI Desa BRILiaN Dorong Ekonomi Lokal

Ya melalui bendera Futake Indonesia yang ia dirikan, usahanya kian berkembang. Dari pengecoran kecil-kecilan saperti wajan, produknya kini merambah ke tiga kategori utama berupa aneka mesin, alat kuliner, dan street furniture yang menyuplai kebutuhan infrastruktur lokal hingga nasional.

"Dulu belum ada karyawan, Alhamdulillah sekarang 300 orang. Ini berkat kerja keras dan keyakinan," ungkap dia.

Di hadapan peserta yang mayoritas anak muda, Fikky menekankan pentingnya keberanian memulai usaha, membangun jaringan, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Saya dulu enggak pintar, tapi saya orangnya nekat. Jadi apa pun yang ada saya coba dulu. Yang penting berani dulu, yang penting mentalitas dulu,” ujar Fikky.

Fikky yang juga Ketua BPC Hipmi Klaten itu kemudian menceritakan awal perjalanannya saat masih kuliah di Yogyakarta. Ternyata tidak dimulai dari mesin, tetapi dia sempat membuka usaha lainnya.

Baca Juga:Dengan Program Desa BRILiaN, Desa Manemeng Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Ia mengaku pernah merintis usaha jamur dengan kondisi keuangan yang serba terbatas hingga harus berutang demi membayar gaji karyawan.

“Waktu meletus Merapi, modal saya habis semua, karyawan off. Saya banyak berutang, kadang gaji karyawan harus utang dulu,” katanya.

Dari usaha jamur, Fikky kemudian beralih menjadi penjual mesin produksi seperti mesin paving dan penggiling daging. Ia mengaku memasarkan produk milik perakit mesin di kawasan Batur, Klaten, dan mengambil keuntungan sekitar 10 persen dari penjualan.

“Kalau banyak orang mengeluh modal dulu, itu 100 persen tidak benar,” ucapnya jatuh Bangun Jalankan Usaha

Menurut Fikky, pengalaman jatuh bangun dalam usaha justru menjadi modal penting untuk membangun perusahaan yang kini berkembang di bidang pengecoran logam, furnitur jalan, manufaktur, hingga infrastruktur publik.

“Di awal membangun usaha kita harus jadi CEO, Chief Everything Officer. Ngelas sendiri, ngecat sendiri, marketing sendiri, upload konten sendiri,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak