Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang, 6 siswi masih dirawat. Dinkes masih menunggu uji lab sampel makanan dan evaluasi SOP pengolahan.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
Penyelidikan penyebab dugaan keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 6 Semarang masih terus berlangsung. [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan Kota Semarang menyelidiki dugaan keracunan massal yang melibatkan 707 orang di SMK Negeri 6 Semarang pada Jumat (31/7/2026).
  • Sebanyak enam siswi masih dirawat di fasilitas kesehatan pada Senin (3/8/2026) sambil menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan.
  • Evaluasi awal menunjukkan penyedia makanan melanggar 16 dari 19 SOP, termasuk durasi pengolahan yang terlalu lama.

SuaraJawaTengah.id - Penyelidikan penyebab dugaan keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 6 Semarang masih terus berlangsung.

Di tengah proses investigasi tersebut, enam siswi dilaporkan masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam mengatakan, dari total 707 siswa dan guru yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan program MBG.

Lima orang masih dirawat di rumah sakit, sementara satu siswi yang sebelumnya menjalani perawatan di puskesmas terpaksa dirujuk karena kondisinya melemah.

Baca Juga:Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker

"Hari ini masih ada enam yang dirawat. Satu pasien yang sebelumnya di puskesmas dirujuk karena kondisinya lemas," kata Hakam dilansir, Selasa (4/8/2026).

Menurut Hakam, hingga kini Dinkes belum dapat memastikan penyebab insiden yang terjadi pada Jumat (31/7/2026) tersebut. Kepastian baru bisa diperoleh setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan selesai dilakukan.

Sampel yang diuji meliputi menu rendang, daun singkong, tahu, dan telur puyuh. Proses pemeriksaan diperkirakan memakan waktu sekitar satu pekan karena seluruh sampel harus melalui tahapan kultur untuk mendeteksi kemungkinan adanya kontaminasi bakteri.

"Samplenya harus kami biakkan terlebih dahulu untuk memastikan apakah terdapat bakteri atau tidak," ujarnya.

Selain pemeriksaan laboratorium, Dinkes juga melakukan penelusuran terhadap seluruh korban untuk mengidentifikasi makanan yang diduga menjadi pemicu keluhan.

Baca Juga:Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh

Hasil pendataan sementara menunjukkan sekitar 49 persen korban menduga rendang sebagai penyebab gejala yang dialami. Sementara sekitar 40 persen mengarah pada telur puyuh, sedangkan sisanya menyebut daun singkong.

Di sisi lain, evaluasi awal terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menemukan sejumlah pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP). Dari total 19 SOP yang wajib diterapkan, hanya tiga yang dinilai telah dijalankan, sedangkan 16 lainnya belum dipenuhi.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah waktu pengolahan makanan. Berdasarkan hasil evaluasi, makanan untuk siswa SMK Negeri 6 Semarang mulai dimasak sekitar pukul 21.00 WIB dan baru didistribusikan kepada para siswa sekitar pukul 09.00 WIB keesokan harinya.

Meski demikian, Hakam menegaskan temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab dugaan keracunan.

Dinkes masih menunggu hasil laboratorium guna memastikan ada atau tidaknya kontaminasi bakteri, seperti Salmonella, Escherichia coli (E. coli), maupun Bacillus cereus.

Saat ini enam korban masih menjalani perawatan di RS KRMT Wongsonegoro, RS Panti Wilasa Citarum, dan Puskesmas Bangetayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini