Baca 10 detik
- Sebanyak 707 orang dari SMKN 6 Semarang mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu program MBG pada 31 Juli 2026.
- Dinas Kesehatan Kota Semarang menyatakan dapur pemasok makanan baru memenuhi tiga dari 19 standar operasional prosedur yang diwajibkan.
- Penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil laboratorium kultur bakteri yang diperkirakan selesai dalam tujuh hingga 14 hari.
"Ada PAUD, ada 3B (MBG untuk ibu hamil dan balita), ada SD. Ya, mereka Alhamdulillah, enggak (keracunan)," katanya.
Sebelumnya, 707 orang, terdiri dari 693 siswa dan 14 guru, mengalami gejala diduga keracunan setelah menyantap menu MBG pada Jumat (31/7/2026). Sebanyak 698 orang mendapat penanganan medis di lingkungan sekolah, sedangkan sembilan orang harus dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.