Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Pejabat Mengaku Patungan THR Forkopimda dari Uang Pribadi

Dalam sidang korupsi Bupati nonaktif Cilacap, pejabat pemkab mengaku pakai uang pribadi untuk iuran THR Forkopimda karena takut dianggap tak loyal.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:33 WIB
Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Pejabat Mengaku Patungan THR Forkopimda dari Uang Pribadi
Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (7/8/2026). ANTARA/I.C. Senjaya
Baca 10 detik
  • Pejabat Pemkab Cilacap bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang bahwa mereka dipaksa membayar iuran THR Forkopimda.
  • Sejumlah kepala dinas menggunakan uang pribadi dan pinjaman untuk memenuhi setoran iuran yang telah ditentukan.
  • Sidang kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati nonaktif Syamsul Auliya Rachman ini dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

SuaraJawaTengah.id - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap mengaku menggunakan uang pribadi untuk memenuhi permintaan iuran tunjangan hari raya (THR) bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Fakta tersebut terungkap dalam sidang dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jumat (7/8/2026).

Direktur RSUD Majenang, Eva Kordiana, mengaku diminta menyetor Rp20 juta setelah dihubungi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Sumbowo.

"Pak Asisten menyampaikan agar ikut berkontribusi untuk THR Forkopimda. Besarannya sudah ditentukan Rp20 juta," ujar Eva.

Baca Juga:Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Eva mengatakan dana tersebut berasal dari kantong pribadinya karena tidak tersedia anggaran resmi untuk pemberian THR kepada Forkopimda. Menurutnya, ia memenuhi permintaan tersebut karena khawatir dianggap tidak loyal kepada pimpinan apabila menolak.

Kesaksian serupa disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Buddy Haryanto. Ia mengaku mendapat arahan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Ferry Adhi Dharma, untuk memberikan iuran THR.

"Saya diperlihatkan tabel yang berisi nama dan nominal yang harus diberikan. Nama saya tercantum Rp15 juta," katanya.

Buddy menjelaskan uang tersebut diperoleh dari tabungannya sebesar Rp6 juta dan pinjaman dari istrinya senilai Rp9 juta.

"Saya sampaikan kepada istri ada permintaan iuran THR untuk Forkopimda, lalu saya dipinjami Rp9 juta. Padahal uang itu rencananya untuk biaya sekolah anak," ujarnya.

Baca Juga:Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Indarto, mengaku diminta menyetor Rp20 juta. Namun, ia hanya mampu memberikan Rp10 juta karena keterbatasan kemampuan finansial.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Paiman, mengatakan dirinya diminta menyetor Rp75 juta melalui Asisten Sumbowo. Dari jumlah tersebut, ia akhirnya menyerahkan Rp35 juta yang dihimpun dari iuran pejabat struktural di lingkungan dinas.

"Saya menyampaikan permintaan itu kepada sekretaris dinas, kemudian dihitung pembagian iurannya," kata Paiman.

Ia mengaku tidak mengetahui besaran iuran yang dibebankan kepada masing-masing pegawai. Namun, dirinya sendiri diminta menyumbang Rp3 juta oleh sekretaris dinas.

Dalam perkara ini, Syamsul Auliya Rachman didakwa memaksa para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Cilacap untuk mengumpulkan uang yang disebut akan digunakan sebagai THR bagi Forkopimda. Dugaan tersebut kini masih diperiksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang.

Majelis hakim akan melanjutkan pemeriksaan dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya sebelum memasuki tahapan pembuktian berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak