Hadapi Era AI, Pendidikan Didorong Bentuk SDM Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045

AI & otomatisasi menuntut dunia pendidikan mengubah fokus. Sekolah tak hanya kejar nilai, tapi wajib bekali siswa berpikir kritis, adaptif, dan siap hadapi masa depan.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 24 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Hadapi Era AI, Pendidikan Didorong Bentuk SDM Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi dinilai menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. [Suata.com/dok]
Baca 10 detik
  • Kepala ACG School Jakarta Myles D’Airelle menyatakan pada Senin, 24 Juni 2026, bahwa sekolah wajib membekali siswa kemampuan berpikir kritis serta adaptasi menghadapi otomatisasi.
  • World Economic Forum memproyeksikan perubahan struktural pada 22 persen pekerjaan, penciptaan 170 juta pekerjaan baru, serta pergeseran 92 juta pekerjaan hingga 2030.
  • ACG School Jakarta menerapkan kurikulum International Baccalaureate dan Cambridge guna mengembangkan keterampilan pemecahan masalah serta kemandirian siswa.

"IB menantang siswa untuk berpikir kritis, mengajukan pertanyaan berdasarkan rasa ingin tahu, merefleksikannya, dan menganalisis jawaban. Proses ini membantu siswa menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu memecahkan masalah," ujar Kieran.

Menurut dia, kemampuan tersebut tidak hanya diperlukan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi juga dalam menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan target Indonesia Emas 2045, dunia pendidikan diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak sekadar unggul secara akademik. Lebih dari itu, lulusan perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan secara mandiri, beradaptasi terhadap perubahan, serta menciptakan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bagi ACG School Jakarta, pencapaian nilai akademik bukan menjadi tujuan akhir pendidikan. Tantangan yang lebih besar adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perubahan dan mengambil peran dalam pembangunan Indonesia ketika memasuki usia 100 tahun pada 2045.

Baca Juga:Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak