PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang

Jelangjamu PSPS di laga perdana Liga, PSIS Semarang hadapi ujian mental besar di hadapan suporter.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 10 September 2026 | 18:48 WIB
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
Pemain PSIS Semarang, Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Raffinha.
Baca 10 detik
  • PSIS Semarang menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri pada Jumat, 11 September 2026.
  • Pelatih Widodo C Putro menyatakan timnya siap secara fisik, mental, dan taktikal menghadapi tekanan laga.
  • PSPS Pekanbaru telah berada di Semarang selama dua minggu untuk adaptasi cuaca dan pemusatan latihan.

SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang tidak hanya dituntut meraih kemenangan saat menjamu PSPS Pekanbaru pada pekan perdana Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (11/9/2026) malam.

Laga pembuka tersebut juga menjadi ujian mental bagi skuad Mahesa Jenar. Bermain di hadapan Panser Biru dan Snex membuat PSIS mendapat keuntungan sebagai tuan rumah, tetapi pada saat bersamaan tekanan untuk menang juga semakin besar.

Apalagi, PSIS memulai kompetisi musim ini dengan catatan minus satu poin. Kemenangan atas PSPS akan membuat tim asuhan Widodo C Putro mengubah posisi tersebut menjadi dua poin di klasemen.

Karena itu, pertandingan perdana bukan sekadar tentang tiga poin. PSIS harus mampu mengelola ekspektasi sekaligus memastikan tekanan bermain di kandang tidak berubah menjadi demam panggung.

Baca Juga:Weekend di Semarang? Ini Tips Bapak-Bapak Jadi Teman Setia Antar Istri

Pelatih PSIS Widodo C Putro menyadari kondisi tersebut. Ia meminta para pemain tidak larut dalam tekanan dan lebih menikmati pertandingan dengan tetap menjaga fokus terhadap target yang telah disiapkan.

“Saya juga berharap, pemain juga pasti berharap pertandingan besok di kandang bisa memenangkan pertandingan. Tapi saya ingatkan, setiap pertandingan itu tidak mudah,” ujar Widodo dalam jumpa pers jelang laga, Kamis (10/9/2026) sore.

Menurutnya, kemenangan pada laga pertama akan menjadi modal penting untuk perjalanan PSIS sepanjang musim. Namun, ia meminta pemain tidak menganggap target tersebut sebagai alasan untuk bermain terburu-buru.

“Saya berharap kepada pemain, mulai sekarang step by step lebih fokus untuk pertandingan besok. Tentunya kita berharap besok berjalan lancar dan kita bisa memenangkan pertandingan di laga pertama. Ini adalah sebuah motivasi buat kami. Bukan berarti kita takabur atau sombong,” jelasnya.

Widodo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemain dan suporter. Dukungan dari Panser Biru dan Snex diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim untuk melewati laga pembuka.

Baca Juga:Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk

“Mari kita doakan bersama untuk pertandingan besok, kita bisa meraih poin penuh di sini,” kata dia.

Tekanan terhadap Widodo juga tidak kecil. Musim lalu, ia sukses membawa Garudayaksa FC meraih gelar juara sekaligus promosi ke Super League. Publik Semarang pun berharap pengalaman tersebut dapat kembali ditularkan untuk membawa PSIS bersaing menuju kasta tertinggi.

Widodo mengatakan target promosi baru menjadi pembicaraan setelah dirinya dan manajemen menyatukan visi mengenai arah tim.

“Di awal saya tidak tahu tim ini target mau promosi atau tetap stay. Yang jelas, kemudian kita berbincang. Kalau memang ingin naik kasta, ayo kita bekerja. Kerja dalam arti mengambil pemain-pemain yang bagus. Terus semua aspek kita benahi,” ungkapnya.

Ia menilai pencapaian target tidak bisa hanya bergantung kepada kualitas pemain. Pembenahan berbagai aspek serta sinergi dengan seluruh elemen, termasuk suporter, menjadi bagian penting dalam perjalanan PSIS musim ini.

Menghadapi PSPS, Widodo memastikan para pemain berada dalam motivasi tinggi. Namun, satu pemain dipastikan absen, yakni Reki Rahayu yang masih menjalani sanksi dari musim sebelumnya.

“Kondisinya sampai saat ini cukup bagus. Tapi kita tidak tahu mental atau kesiapan menghadapi pertandingan pertama dari masing-masing individu,” katanya.

Widodo mengaku aspek mental menjadi perhatian khusus. Sebab, pertandingan pertama dengan atmosfer kandang yang besar bisa memunculkan tekanan berbeda dibandingkan sesi latihan.

“Saya sudah mempersiapkan mereka untuk pertandingan pertama. Saya berharap semuanya, dari sisi fisik, mental, maupun pemahaman taktikal, sudah siap,” ujarnya.

Ia menyebut tiga aspek tersebut, yakni fisik, mental dan taktikal, akan menentukan kesiapan PSIS.

“Sekarang tinggal bergantung pada tiga aspek tadi, yaitu mental, taktikal dan fisik. Terutama mungkin besok di kandang, aspek mental bagi para pemain kami. Apakah mereka nervous, apakah mereka demam panggung atau bagaimana. Kalau saya sudah mempersiapkan mereka untuk siap semuanya,” tegasnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain PSIS Komang Tri menilai pertandingan perdana selalu memiliki tantangan tersendiri.

Meski demikian, ia memastikan para pemain telah memiliki komitmen untuk bekerja keras demi mengamankan kemenangan.

“Kita sudah sepakat dengan coach bahwa kita akan bekerja keras demi meraih kemenangan. Saya sebagai pemain sangat respek kepada PSPS. Semoga besok pertandingan berjalan menarik dan PSIS bisa meraih kemenangan,” kata Komang.

PSPS Sudah Dua Pekan 'Mengenal' Semarang

Di tengah tekanan yang harus dihadapi PSIS, PSPS Pekanbaru justru datang dengan persiapan yang tidak kalah serius.

Tim berjuluk Askar Bertuah tersebut bahkan telah berada di Semarang sekitar dua pekan sebelum pertandingan. Mereka memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalani Training Center (TC) sekaligus beradaptasi dengan kondisi Kota Semarang.

Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas mengatakan keputusan tersebut dilakukan setelah jadwal kompetisi memastikan timnya menghadapi PSIS di laga pembuka.

“Kami sudah melakukan persiapan cukup matang. Kami sudah berada di Semarang sekitar dua minggu. Setidaknya kami sudah beradaptasi dengan cuaca yang ada di Semarang,” ujar Akhyar.

Awalnya, PSPS berencana menggelar TC di Jakarta. Namun, rencana tersebut berubah setelah jadwal pertandingan dirilis.

Manajemen kemudian memutuskan membawa tim lebih awal ke Semarang agar pemain memiliki waktu cukup untuk beradaptasi sebelum pertandingan.

“Awalnya kami merencanakan training center di Jakarta. Seiring waktu, setelah jadwal keluar dan kami harus bermain di Semarang pada pertandingan pertama, akhirnya manajemen bersepakat untuk stay di Semarang hingga pertandingan pertama,” ungkapnya.

Menurut Akhyar, keputusan tersebut justru memberikan keuntungan tersendiri. Selain beradaptasi dengan cuaca, pemain dapat menjalani latihan dengan lebih terarah sekaligus mematangkan strategi menghadapi PSIS.

“Kami melihat ada sisi positifnya. Kami datang lebih awal, bisa beradaptasi dengan cuaca Semarang dan sejauh ini semua pemain bisa menjalani latihan dengan baik. Saya pikir semua pemain sudah siap untuk pertandingan besok malam,” imbuhnya.

Modal persiapan tersebut membuat PSPS cukup percaya diri untuk mencuri poin dari kandang PSIS.

Akhyar memastikan seluruh pemain yang dibutuhkan dalam kondisi siap, termasuk tiga pemain asing yang telah disahkan untuk memperkuat tim.

Dengan kondisi tersebut, laga pembuka di Jatidiri berpotensi menjadi pertarungan antara PSIS yang dibebani ekspektasi kemenangan dan PSPS yang datang dengan persiapan panjang serta adaptasi lebih awal terhadap kondisi Semarang.

Bagi PSIS, kemenangan bukan hanya membuka jalan untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga menjadi jawaban pertama atas ekspektasi besar publik setelah kompetisi musim baru dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini